•   Minggu, 15 September 2019
Kediri

Ribuan Santri Milenial Kediri Siap Menangkan Jokowi-Amin

( words)
Ribuan santri milenial saat mengikuti ikrar di gedung PCNU Kabupaten Kediri.


SURABAYAPAGI.com, Kediri - Sebanyak 1.500 santri dari seluruh pondok pesantren Kabupaten dan Kota Kediri yang tergabung dalam santri milenial siap memenangkan pasangan Calon Presiden nomor 1 Jokowi -Ma’ruf Amin dalam pemilu serentak 17 april mendatang.

Dalam memastikan dukungan ini santriwan santriwati Pondok Pesantren se Kota dan Kabupaten Kediri Jawa Timur berkumpul di Gedung Serba Guna PCNU Kediri Jawa Timur, Rabu (10/4/2019). Ribuan santri ini berkumpul untuk mengikuti kegiatan acara Halaqah Siyasah Santri Milenial.

Acara yang dikemas dengan wujud pengajian dan doa ini mengambil tema pemikiran aswaja dalam bingkai NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia).

"Kita berkumpul disini sebagai bentuk solidaritas KH Maaruf Amin jadi cawapres tahun 2019 - 2024. Ini adalah bentuk loyalitas, dimana kita punya jargon santri ikut Kyai. Ketika kyai dawuh dan kyai punya hajat sebagai santrinya kita wajib untuk mensukseskan acara tersebut," terang koordinator santri milenial, Rizmi Al Haytami.

Selain KH. Maaruf Amin, Rismi Haitami Hazizih juga menilai Joko Widodo sebagai pemimpin yang sangat baik dan selalu peduli dengan kelangsungan hidup Pondok Pesantren. "Santri mileneil melihat sosok bapak Joko widodo sangat bagus, karena beberapa tahun terakhir ini sangat perhatian terutama bagi santri milenial baik dalam sistem Pondok Pesantren,sistem pengajian Maderasah sangat dijaga dan diperhatikan oleh bapak Jokowi," katanya.

Ia berharap, seluruh santri Pondok Pesantren se Kota dan Kabupaten Kediri dapat memberikan sumbangsih suaranya untuk menjadikan bapak Joko Widodo dan KH Maaruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden. "Peserta diikuti 1500 Santri dari Kota dan se Kabupaten Kediri," harapnya.

Rizmi menambahkan, dengan gerakkan ini, kemenangan pasangan Jokowi-Ma`ruf yang selama ini tergambar di berbagai survei bisa benar-benar terwujud. "Kami kawatir Pak Jokowi Kiai Ma`ruf banyak yang dukung tapi mereka dengan berbagai kesibukan tidak mencoblos, makanya gerakkan ini sangat penting untuk mengawal kemenangan. Santri kudu ngaji tapi ojo lali nyoblos Jokowi," ujarnya.

Pertemuan para santri Milenial dan alumni pesantren Jawa Timur semakin masif dilakukan. Setelah pada Senin para santri dan alumni pesantren dari Malang Raya berkumpul, kini giliran santri dan alumni dari kawasan Mataraman berkumpul di Kediri.

Dalam pertemuan yang digelar di Gedung Serbaguna PCNU Kediri ini, mereka juga berikrar untuk menjaga agar Pilpres berjalan dengan aman dan damai serta mengawal kemenangan pasangan Jokowi-Ma’ruf hingga ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Bagi para santri, kemenangan bagi Jokowi-Ma`ruf sangat penting karena pasangan inilah yang diyakini merupakan pasangan yang memiliki visi yang sesuai dan mampu penjaga marwah Ahlusunnah Wal Jamaah.

Karenanya dalam pertemuan di Kediri ini, para Santri dan alumni pesantren akan terus bergerak mensosialisasikan pasangan 01 serta mengawalnya sehingga para pendukung 01 benar-benar bisa menyalurkan suaranya hingga ke TPS.

Selain itu, mereka juga akan memastikan seluruh santri di pesantren-pesantren Jawa Timur tidak ada yang kelewatan tidak menggunakan hak pilihannya. Pesantren akan menggerakkan seluruh santrinya ke TPS.

“Jadi ke TPS dulu baru melanjutkan Ngaji. Jadi gerakkan ini bisa dinamakan ‘coblos Jokowi Kiai Ma`ruf dulu, Ngaji lagi kemudian’ atau setelah nyoblos baru melanjutkan Ngaji lagi,” ujarnya.

Berikut Ikrar Santri Milenial
Kami Santri se Mataraman Berikrar:
1. Akan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan pancasila dan UUD 1945
2. Akan menjaga dan melestarikan nilai-nilai ajaran Islam, Ahlussunah Wal Jamaah, ala Nahdlatul Ulama
3. Akan merapatkan barisan, untuk mendukung pasangan nomor 01, Joko Widodo dan Ma’ruf Amin sebagai calon presiden dan wakil presiden representasi santri terbaik.
4. Akan melakukan iktiar, lahir dan batin dengan bermunajat kepada Allah untuk kemenangan pasangan nomor 01 serta keselamatan dan keamanan bangsa, dalam pelaksanaan pemilu 2019 yang damai. Can

Berita Populer