•   Sabtu, 14 Desember 2019
SGML

Rommy Tersangka, Ketum Golkar Optimis Jokowi Tetap Menang

( words)
Ketua umum Partai Golongan Karya (Golkar) Erlangga Hartarto ditengah-tengah ribuan tenaga kerja penglinting rokok di MPS Tani Mulyo, di Desa Karanglangit, Kecamatan Lamongan, Sabtu (16/3/2019).


SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Ketua umum Partai Golongan Karya (Golkar) Erlangga Hartarto mengaku tidak risau dengan tertangkapnya salah satu tokoh pendukung calon presiden (Capres) Joko Widodo oleh KPK, karena ia yakin capres petahana ini tetap menang dalam Pilpres 17 April 2019 mendatang.

Hal itu ia sampaikan usai berkunjung dan bertemu ribuan tenaga kliting rokok di MPS Tani Mulyo, di Desa Karanglangit, Kecamatan Lamongan, Sabtu (16/3/2019). "Tidak terpengaruh, pak Jokowi tetap menang, karena kita solid dan mesin politik juga terus berjalan sampai saat ini," kata Erlangga panggilan akrab Erlangga Hartarto kepada awak media.

Diberitakan sebelumnya, pada Jumat (15/3), KPK menggelar OTT di Jawa Timur. Salah satu yang terjerat yakni Romahurmuziy. Ia diduga melakukan pelanggaran terkait pengisian jabatan di Kementerian Agama (Kemenag). Pengisian jabatan itu untuk wilayah pusat dan daerah.

"Pengisian jabatan di Kemenag pusat dan daerah," ucap Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di gedung ACLC, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (15/3).

Kini KPK sudah memutuskan status Ketum PPP yang akrab disapa Rommy itu. Ia berstatus sebagai tersangka suap pengisian jabatan di Kementerian Agama (Kemenag). KPK mengamankan uang Rp 156 juta dalam OTT. "Total uang yang diamankan tim Rp 156.758.000," kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif dalam jumpa pers di gedung KPK, Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Sabtu (16/3/2019).

Selain Rommy, dua orang lainnya yang menjadi tersangka yakni Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi, dan Kepala Kantor Wilayah Kemenang Jawa Timur, Haris Hasanuddin. jir

Berita Populer