RSUD di Bondowoso Tetap Buka Meski 27 Nakes Positif Corona

Jubir Satgas Bondowoso, dr Mohamad Imron. SP/ DECOM

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Sebanyak 27 tenaga kesehatan (Nakes) di Bondowoso yang berasal dari bermacam bagian di puskesmas dan rumah sakit dinyatakan positif Covid-19.

Tenaga medis tersebut terdiri dari dokter, perawat, bidan, ahli gizi, administrasi hingga tenaga sekuriti. Mereka bertugas di Puskesmas Ijen, Kotakulon, serta RSUD dr Koesnadi Bondowoso.

"Yang di dua puskesmas, yakni puskesmas Ijen dan Kotakulon, alhamdulillah saat ini sudah selesai dan dinyatakan sembuh," terang Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bondowoso, dr Mohamad Imron, Kamis (10/8/2020).

Menurut dr Mohamad Imron, Tenaga medis yang terinfeksi positif Covid-19 sebagian ada yang dirawat dan dilakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing dengan pengawasan secara ketat.

"Untuk yang dirawat di rumah sakit, dari laporan direkturnya, tidak mengalami gejala klinis," kata Kepala Dinas Kesehatan Bondowoso ini.

Sebelumnya, Puskesmas Ijen sempat ditutup terhitung sejak 21 Agustus 2020. Sebab, beberapa nakesnya terdeteksi positif Covid-19. Selain ditutup sementara, puskesmas terletak di lereng pegunungan Ijen itu juga dilakukan pembersihan.

Setelah sepekan kemudian, tepatnya sejak 26 Agustus 2020, giliran Puskesmas Kotakulon juga ditutup sementara. Pasalnya, salah seorang nakes juga teridentifikasi positif Covid-19. Pelayanan pada masyarakat terpaksa dialihkan ke puskesmas sekitar terdekat.

Terakhir, sejumlah nakes di RSUD dr Koesnadi Bondowoso juga dinyatakan positif Covid-19. Kendati, rumah sakit milik pemerintah ini tak sampai dilockdown. Namun nakes yang positif dilakukan isolasi mandiri serta perawatan. Dsy4