•   Minggu, 15 September 2019
Bisnis Makro

Rupiah Menguat, Yuan Naik atas Dolar AS

( words)
Rupiah ditutup menguat 23 poin, Selasa (14/8/2018).


SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah, perkasa 12 poin atau 0,08% menjadi Rp14.576 per USD, dibanding penutupan Rp14.588 per USD- rupiah diperdagangkan di Rp14.568-Rp14.630 per USD.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan di pasar spot, Selasa (14/8/2018) memulih. Setelah dua hari turun tajam, mata uang NKRI di indeks Bloomberg ditutup menguat 23 poin atau 0,16% ke level Rp14.584 per USD, dibandingkan Rp14.607 per USD.
Pada awal perdagangan, rupiah dibuka terjerembab 8 poin ke level Rp14.615 per USD, seiring defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD) yang mencapai USD8 miliar atau 3% dari PDB. Sepanjang Selasa ini, rupiah diperdagangkan di Rp14.579-Rp14.630 per USD.
Rupiah berhasil mengambil untung seiring mulai memudarnya keperkasaan dolar Amerika Serikat terhadap sejumlah mata uang emerging markets. Melansir dari Reuters, Selasa (14/8), USD mulai menurun 0,2% terhadap enam mata uang utama menjadi 96,230. USD telah reli sejak krisis mata uang lira Turki meletus pada minggu lalu.
Alhasil, USD melemah 0,12% terhadap yuan China menjadi 6,8794 per USD. Penguatan yuan China setelah rilis data ekonomi yang cukup meski masih jauh dari ekspektasi. Melansir data Reuters, laju investasi China tumbuh 6,0% dalam periode Januari-Juni 2018. Untuk Juli, investasi tumbuh 3,0% alias tetap sama dari tahun sebelumnya.
Penjualan ritel naik 8,8% pada Juli dibanding tahun sebelumnya, meski masih di bawah ekspektasi sebesar 9,1% dan turun dari 9,0% dari pencapaian bulan Juni. Perekonomian China mulai menunjukkan tanda-tanda mendingin dari panasnya perang dagang yang dilancarkan Amerika Serikat. jk

Berita Populer