•   Senin, 16 September 2019
Kriminal

Satlantas Polrestabes Tekan Laka, Seser Milenial

( words)
Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan didampingi Kasat lantas Polrestabes AKBP Eva Guna Pandia memberikan sticker khusus. Foto: SP/Hendarwanto


Polrestabes Surabaya menggelar Millenial Road Safety Festival

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan generasi millenial, yakni anak muda dengan rentang usia antara 17 - 35 tahun, Polrestabes Surabaya menggelar Millenial Road Safety Festival.

Seperti yang dilakukan di Jl. Raya Darmo, depan Taman Bungkul Surabaya, Satlantas Polrestabes Surabaya yang dipimpin langsung oleh Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan, melakukan aksi bagi-bagi stiker dan helm.

"Dimana berdasarkan data, di Surabaya ini jumlahnya (laka lantas) cukup tinggi. Pada tahun 2018 saja, itu terjadi 238 peristiwa laka lantas," ujar Kapolrestabes Kombes Pol. Rudi Setiawan, Surabaya, Selasa (15/1/2019).

Sedangkan Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Eva Guna Pandia menjelaskan, festival ini digelar khususnya untuk meminimalisir angka fatalitas kecelakaan yang melibatkan generasi millenial, dengan rentang usia 17 - 35 tahun. "Karena kecelakaan itu pasti diawali dengan pelanggaran," jelasnya.

Kasatlantas mengakui, berdasarkan data, generasi millenial menduduki peringkat pertama tercatat dalam kasus kecelakaan di Surabaya. Sebesar 60 persen angka kecelakaan didominasi usia produktif. "Penyebabnya human error dan ada juga pengaruh alkohol," ucapnya.

Acara puncak Millenial Road Safety Festival, tingkat Jawa Timur sendiri akan digelar di Jembatan Suramadu pada tanggal 17 Maret 2019. Sedangkan tingkat wilayah Surabaya, akan dilaksanakan di Jatim Expo atau Grand City, pada 23 Maret atau 2 Februari 2019.

Bagi kendaraan yang telah sesuai standart kelengkapan berkendara, maupun surat-surat berkendara, baik roda dua maupun roda empat, akan mendapatkan stiker khusus.

Sedangkan pengendara yang tidak lengkap, akan dikenakan tilang. "Untuk itu, program ini kita laksanakan, supaya kaum millenial yang banyak mendominasi sebagai korban kecelakaan, untuk membiasakan budaya tertib, mengutakaman keselamatan," tegasnya.

Bagi pengendara roda dua yang tidak menggunakan helm standart keselamatan, Satlantas Polrestabes Surabaya juga memberikan helm secara cuma-cuma. Helm yang dikenakan sebelumnya diambil, dan diganti yang baru. "Kita bagikan helm pada pengendara yang menggunakan helm yang tidak berkeselamatan," kata Kapolrestabes Surabaya.

Beberapa helm yang dinilai tidak sesuai standart keselamatan antara lain, tidak ber Standart Nasional Indonesia (SNI), tidak memiliki pengunci pada bagian bawah dagu atau leher, serta tidak memiliki kaca pelindung muka. nt

Berita Populer