SEDIH, Syuting Jurassic World: Dominion Ditunda Karena Wabah Corona

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pihak Universal Studios mengumumkan telah menunda kegiatan produksi film mereka, terutama Jurassic World: Dominion dan Flint Strong, dan sebuah film yang masih belum berjudul.

Universal juga menyebut terus memantau situasi terkait wabah virus corona COVID-19 dan akan membuat keputusan kapan proyek-proyek itu berlanjut dalam beberapa pekan ke depan.

Variety menyebut bahwa Jurassic World: Dominion telah memulai syuting di London sejak Februari lalu.

Namun seiring dengan wabah virus corona yang semakin meluas, para pejabat studio merasa bahwa menunda proyek adalah keputusan terbaik untuk seluruh pihak.

Seperti kebanyakan proyek film yang tertunda karena wabah virus corona, belum diketahui kapan film itu akan siap dan dampak yang mungkin muncul terhadap jadwal perilisan film itu pada Juni 2021.

Jurassic World: Dominion ditulis oleh Colin Trevorrow dan Emily Carmichael yang pernah terlibat dalam Pacific Rim: Uprising, dengan ide cerita dari Derek Connolly.

Selain menulis, Trevorrow juga duduk sebagai produser eksekutif bersama Steven Spielberg dengan Frank Marshall dan Pat Crowley duduk sebagai produser.

Dalam film ini, Chris Pratt dan Bryce Dallas Howard kembali terlibat. Film tersebut juga akan menampilkan pemeran seri orisinal Jurassic Park yakni Jeff Goldblum sebagai Dr. Ian Malcom, Laura Dern sebagai Dr. Ellie Satler, dan Neill sebagai Dr. Alan Grant.

Beberapa artis yang muncul dalam Jurassic World seperti Jake Johnson dan Omar Sy juga akan kembali bersama Mamoudou Athie dan DeWanda Wise.

Sebelumnya, Chris Pratt menyatakan Jurassic World: Dominion dibintangi oleh ’semua orang bak reuni’. Akhir dari saga Jurassic World tersebut juga dinilai menjadi yang terbesar dan terbaik.

"Ini akan jadi yang terbesar dan terbaik. Mereka tak menyia-nyiakan apapun. Mereka membawa semua orang kembali," kata Chris Pratt.

Jurassic World: Dominion diperkirakan menceritakan kisah setelah Jurassic World: Fallen Kingdom pada 2018. Namun, pada April 2018, Colin Trevorrow pernah menyatakan bagian terakhir dari trilogi Jurassic World ini bakal mendekati tema Jurassic Park karya Steven Spielberg pada 1993.

"Bila saya bisa menjelaskan setiap film, saya akan mengatakan Jurassic World adalah film aksi petualangan, Fallen Kingdom sejenis film horor ketegangan, dan Jurassic World 3 akan jadi thriller ilmiah yang mirip dengan Jurassic Park," kata Trevorrow.

DilansirAntara, langkah Universal Pictures ini mengikuti Disney yang telah menunda rilis “Mulan” (27 Maret), serta “New Mutants” (3 April melalui 20th Century Century Studios) dan “Antlers” yang diproduksi Guillermo del Toro (17 April melalui Searchlight Pictures).

Studio ini juga memproduksi sejumlah film lain seperti “Black Widow” (1 Mei) dan “Artemis Fow” (29 Mei) yang belum berubah tanggal penayangannya.

Sementara itu, Netflix juga telah menangguhkan semua produksi film fitur di Amerika Serikat dan Kanada. Sony telah menangguhkan pra-produksi drama “The Nightingale” yang dibintangi Dakota dan Elle Fanning.

Lalu Warner Bros telah menghentikan pra-produksi pada film Elvis Presley setelah salah satu bintangnya, Tom Hanks, dinyatakan positif COVID-19 dengan Rita Wilson. Keduanya dalam isolasi, dan telah ditunda hingga 30 Maret.

Universal menunda tanggal rilis film “Fast & Furious 9” dan Paramount menunda “The Lovebirds” dan “A Quiet Place II”.(cnn/an/ss/cr-03/dsy)