•   Senin, 9 Desember 2019
Internasional

Sekjen PBB Kecam Bom Kabul

( words)
Salah satu korban bom ambulans di Kabul tengah diselamatkan petugas


Sekjen PBB Antonio Guterres menyampaikan belasungkawa terdalamnya kepada keluarga korban dan berharap para korban luka lekas sembuh. Ia mengungkapkan rasa solidaritasnya kepada pemerintah dan rakyat Afghanistan. ADDIS ABABA, Ahmed Mustofa.
Guterres mengecam serangan teroris mematikan pada hari Sabtu di Kabul tengah, Afghanistan, yang diklaim oleh Taliban. Hal itu diungkapkan oleh juru bicara Guterres, Stephane Dujarric dalam sebuah pernyataan.
"Serangan tanpa pandang bulu terhadap warga sipil adalah pelanggaran berat hak asasi manusia dan hukum humaniter internasional dan tidak akan pernah dapat dibenarkan," bunyi pernyataan yang dikeluarkan di Addis Ababa, di mana kepala PBB menghadiri sebuah Uni Afrika puncak.
"Mereka yang bertanggung jawab atas serangan hari ini harus dibawa ke pengadilan," sambung pernyataan itu seperti dikutip dari Xinhua.
Sebuah bom bunuh diri telah menewaskan 95 orang dan melukai sedikitnya 158 lainnya di Kabul tengah. Serangan tersebut, yang diklaim oleh Taliban, adalah yang paling mematikan selama berbulan-bulan.
Serangan ini terjadi seminggu setelah serangan Taliban lainnya terhadap sebuah hotel mewah di Kabul. Serangan tersebut menewaskan 22 orang, termasuk sejumlah warga asing. 07

Berita Populer