Semalam, Bocah 16 Bulan Dibunuh Ayahnya

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Semalam (Selasa, 9/1/2017), warga Jalan Ploso Timur 6A digemparkan dengan tewasnya bocah berumur 16 bulan bernama Gio Rosid Mawardi. Diduga, Gio meregang nyawa di tangan ayah kandungnya sendiri, yaitu Panji Aji Saputro. Kendati pria 33 tahun itu berhasil diamankan warga, namun nyawa Gio tak terselamatkan. Panji diduga menganiaya anaknya hingga tewas saat Sri Mulyani (21), istri Panji yang tak lain ibu kandung Gio, masih bekerja.
Informasi yang diperoleh Surabaya Pagi di TKP menyebut, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.30 Wib. Namun warga dan Polsek Tambaksari baru mendengar sekitar pukul 18.30 Wib. Warga mengetahuinya, setelah kakak kandung Sri Mulyani berteriak minta tolong sambil berlari keluar rumah Panji. Warga yang melihat Panji mengejar kakak iparnya itu, langsung mengepung Panji dan mengamankannya.
"Setelah budhenya Gio cerita kepada kami, kami langsung melapor ke Polsek (Tambaksari). Gio langsung dilarikan ke rumah sakit Unair. Tapi dinyatakan sudah tiada (meninggal dunia)," sebut Dedi Rahmanto, Ketua RT 5/9, Kelurahan Ploso, Tambaksari, Surabaya di TKP.
Sejumlah anggota Polsek Tambaksari dan Tim Inafis Polrestabes Surabaya langsung melakukan identifikasi dan olah TKP. Sedangkan jasad Gio, akhirnya dibawa ke Kamar Mayat RSU dr Soetomo untuk keperluan autopsi. Sementara Panji, langsung diperiksa intensif di Mapolsek Tambaksari.
Masih kata Dedi, ketua RT setempat. Panji setiap hari bekerja sebagai pengamen. Sedangkan Sri istrinya menjadi buruh pabrik. Sementara Gio merupakan anak semata wayang pasangan suami istri tersebut. Panji dan Sri diketahui baru satu tahun terakhir. Namun Panji belum melapor ke RT setempat. Setiap kegiatan RT, Panji pun tak pernah nampak.
"Ayah korban (Panji) sepertinya orang yang temperamen. Soalnya kami sering melerai saat dia cek cok dan menganiaya istrinya," papar Dedi. Dari catatan Dedi, Panji pernah dilaporkan ke Polsek Tambaksari pada Oktober 2017 lalu karena menganiaya istri dan anaknya. Namun istrinya akhirnya memilih memaafkan suaminya itu.