•   Senin, 16 Desember 2019
Bisnis Makro

Semangat Baru, Perusahaan Batu Bara Ini Ganti Nama

( words)
Kesibukan salah satu tambang batu bara di Indonesia. SP/jp


SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Timbulkan semangat baru, Perusahaan perdagangan batu bara telah mendapat restu dari para pemegang saham saat Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada 9 Oktober 2019 silam untuk menganti nama yang sebelumnya PT Renuka Coalindo Tbk (SQMI) resmi bersalin nama menjadi PT Wilton Makmur Indonesia Tbk.

Selain restu para pemegang saham, perubahan ini juga telah mendapat izin dari Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia tertanggal 21 Oktober 2019.

Adapun penggunaan nama baru ini secara efektif akan diberlakukan pada perdagangan Senin (18/11) dengan nama PT Wilton Makmur Indonesia Tbk. Meski demikian, Wilton Makmur Indonesia Tbk tetap menggunakan ‘SQMI’ sebagai kode sahamnya.

Perubahan ini, setelah perusahaan yang tercatat di bursa efek Singapura itu menyerap sebanyak 15,064 miliar saham dengan harga Rp250 per saham pada penawaran umum terbatas dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue.

Dengan demikian, WRH menguasai 96,95% saham SQMI. Padahal sebelumnya PSP emiten tambang mineral itu adalah Renuka Energy Resources Holding sebesar 80%.

Selain itu, para pemegang saham juga telah menyetujui perubahan susunan Direksi dan Komisaris.
Perseroan telah mengangkat Oktavia Budi Raharjo sebagai Direktur Utama menggantikan Shantanu Lath, serta mengangkat Andrianto Darmasaputra Lawrence dan Ethan Chia Wei sebagai Direktur.

Adapun perseroan juga telah menerima pengunduran diri Vishwanath Mathur dari kursi Komisaris Utama yang digantikan oleh Wijaya Lawrence dan mengangkat kembali Mohamad Rylan menjadi Komisaris Independen.

Berita Populer