•   Jumat, 21 Februari 2020
Kesehatan

Seorang Wanita Tewas Akibat Terapi Akupunktur dengan Sengatan Lebah

( words)
Ilustrasi


SURABAYAPAGI.com - Niat ingin sehat, bebas pegal, dan stres, malah berujung maut. Seorang wanita di Spanyol meninggal dunia setelah melakukan terapi akupunktur sengatan lebah hidup.

Dalam laporan yang dipublikasikan di Journal of Investigational Allergology and Clinical Immunology, wanita berusia 55 tahun yang tak disebutkan namanya itu mengaku ingin mengatasi pegal dan stres. Tak berapa lama setelah sengatan lebah dilakukan, ia mengalami reaksi alergi parah dan dilarikan ke klinik.

Wanita tersebut dilaporkan sempat bersin parah sebelum kehilangan kesadaran. Setelah dirujuk ke rumah sakit, ia diketahui mengalami stroke di otak dan mengalami koma permanen.

Setelah beberapa minggu koma, kondisinya semakin memburuk. Wanita tersebut meninggal setelah akhirnya mengalami kegagalan beberapa fungsi organ dalam tubuh.

Terapi akupunktur dengan sengatan lebah disebut sebagai apitherapy. Praktik ini sudah berlangsung ribuan tahun, dan lazim dilakukan sebagai pengobatan tradisional di China, Yunani, hingga Mesir.

Uniknya, wanita tersebut dilaporkan sudah rutin melakukan akupunktur dengan sengatan lebah selama 2 tahun terakhir. Pakar menduga alergi terjadi karena ia sudah sensitif dengan racun lebah.

"Sengatan yang membuatnya meninggal bisa fatal karena reaksi alergi. Sebenarnya kematian karena sengatan lebah bisa dicegah seandainya terapis memiliki stok epinephrine yang dapat meredakan gejala alergi akibat sengatan lebah," ujar dr Andrew Murphy dari Asthma Allergy and Sinus Center in Downingtown, Pennsylvania, dikutip dari Livescience. (dt/01)

Berita Populer