•   Jumat, 6 Desember 2019
Otonomi Daerah

Seragam Gratis Belum Dibagikan, Komisi D DPRD Jombang Hearing dengan Disdikbud

( words)
Hearing Komisi D DPRD Jombang dengan Disdikbud. (SP/M. Yusuf)


SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Hingga ujian tengah semester (UTS) berlangsung, bahkan ada yang sudah usai UTS, seragam gratis belum dibagikan kepada orang tua murid. Hal ini membuat membuat Komisi D DPRD Jombang, Jawa Timur mengagendakan hearing dengan Disdikbud pada Senin (30/9/2019).

Selain belum dibagikan, kain seragam gratis yang merupakan program unggulan dari Bupati dan Wakil Bupati Jombang terpilih pada pilkada kemarin, dinilai menimbulkan persoalan di masyarakat.

Anggota Komisi D DPRD Jombang, Fatimah. ZB, mengatakan, pihaknya ingin mengetahui tahapan-tahapan pembagian kain seragam gratis ini. "Dan memang program kain seragam gratis ini ada keterlambatan pembagian,” katanya pada sejumlah jurnalis, Senin (30/9/2019).

Fatimah menegaskan, Komisi D juga mempertanyakan adanya kendala di lapangan, sehingga berdampak adanya keterlambatan tersebut. ”Menurut keterangan Disdikbud memang ini program awal. Sehingga harus berhati-hati agar tidak salah aturan,” tegasnya.

Namun, lanjut Fatimah, wakil rakyat tetap mengharapkan bahwa untuk pembagian kain seragam gratis ini segera dituntaskan dan segera bisa dimanfaatkan para siswa.

"Dan tidak terbuang percuma. Ya karena banyak keluhan yang sudah beli seragam baru juga. Kan itu namanya mubadzir,” tandasnya.

Menurut penakuan politisi asal PKB itu, ada wali murid yang rela meminjam uang agar bisa membelikan seragam baru untuk anaknya. ”Ya ada yang alasan utang untuk membeli seragam karena kain tidak segera dibagikan,” akunya.

Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD Jombang, Erna Kuswati menjelaskan, memang untuk program kain seragam gratis ini banyak persoalan di lapangan. Sehingga pihaknya juga berencana kembali memanggil Disdikbud.

”Ya memang kami berencana melakukan pemanggilan lagi untuk tanyakan secara spesifik lagi. Karena agenda ini tadi sekaligus taaruf,” jelasnya.

Erna melihat, pembagian kain seragam gratis terus mundur dari target pembagian tanggal 29 September kemarin. ”Ini kami juga mempertanyakan, tanggung jawab kontrak itu seperti apa. Seharusnya Disdikbud sudah memperkirakan dengan matang,” pungkasnya. (suf)

Berita Populer