•   Rabu, 11 Desember 2019
Pendidikan

Seragam Olah Raga Cacat Mutu, Wakil Rakyat Desak Inspektorat Tegas

( words)
Tumpukan seragam olah raga MTs dan SMP yang cacat mutu masih menumpuk di gedung Tenis Indoor Jombang. (SP/M. Yusuf)


SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Banyaknya seragam olah raga gratis SMP dan MTs yang cacat mutu, membuat wakil rakyat di gedung DPRD Jombang protes.

Image
Wakil Ketua Komisi D, Syarif Hidayatullah mengatakan, Inspektorat harus bertindak secara tegas. Mengingat masa kontrak pengadaan kain seragam gratis keseluruhan yang menelan anggaran APBD sebesar 17 Milyar masa kontraknya sudah habis.

“Harusnya Inspektorat ikut urun rembug permasalahan ini. Jangan hanya menunggu, karena ini sudah habis masa kontraknya,” kata wakil rakyat yang akrab dipanggil Gus Sentot ini, Rabu (13/11/2019).

Gus Sentot menandaskan, bahwa pihak inspektorat juga harus melakukan penyelidikan terkait permasalahan ini. Karena banyak permasalahan yang terjadi, selain tidak tepat waktu pembagian.

"Yang paling terbaru banyak seragam olah raga yang cacat mutu, sehingga harus dikembalikan. Ini kan juga belum pasti kapan bisa dibagikan ke murid setelah pengembalian tersebut,” tandasnya.

Untuk itu, Gus Sentot meminta eksekutif pro akif mendesak pihak penyedia agar segera memenuhi tanggung jawabnya sesuai dengan kontrak yang berlaku.

"Karena apabila ini terus berlarut-larut, masyarakat yang akan dirugikan. Sebenarnya tidak hanya masyarakat saja yang dirugikan, pihak pemkab sendiri juga dirugikan,” ujar Politisi Demokrat ini.

Kedepan, pemkab harus tetap melakukan evaluasi agar kedepan tidak terulang. Dan berharap permasalahan ini cepat diselesaikan. “Kan tahun depan kembali dianggarkan. Pemkab harus benar-benar melakukan evaluasi,” tukasnya.

Terpisah, Inspektur Kabupaten Jombang, Eka Suprasetya mengungkapkan, pihaknya sudah melakukan konfirmasi ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jombang.

"Kami sudah konfirmasi ke Disdikbud terkait pembayaran kepada pihak ketiga bahwa memang belum dibayar,” ungkapnya.

Terkait denda berjalan Eka menjelaskan, pihaknya juga meminta Disdikbud segera berkomunikasi dengan pihak penyedia untuk segera menyelesaikan.

”Ya kami minta Disdikbud segera melakukan komunikasi keoada penyedia dan menyelesaikan pekerjaan ini,” pungkasnya. (suf)

Berita Populer