•   Selasa, 12 November 2019
SGML

Serunya Ibu-ibu Berbadan Besar Mendadak Sebagai Pragawati

( words)
Model dari ibu-ibu berbadan tambun ini berlenggak-lenggok saat memperagakan buasana batik khas Lamongan. FOTO: SP/ MUHAJIRIN KASRUN


Ibu-ibu yang Sudah Punya Anak ini, Peragakan Kreasi Busana Batik Khas Lamongan

SURABAYA PAGI, Lamongan - Seru itulah kata yang tepat disematkan dalam acara peragaan busana oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah Lamongan, dengan menghadirkan ibu-ibu berbadan besar yang mempergakan kreasi busana batik khas Lamongan.
Acara dalam rangka launching Digital Market Place tersebut cukup meriah digelar, tat kala sejumlah perempuan bertubuh gemuk berlenggak-lenggok di catwalk, satu persatu memamerkan kreasi busana dari batik khas Lamongan.
Layaknya peragawati, ibu-ibu yang tak lagi langsing ini juga berlenggak-lenggok ala model peragawati profesional. Beragam kreasi batik khas Lamongan diperagakan di atas catwalk. Sejumlah kreasi batik khas Lamongan ditampilkan oleh ibu-ibu ini, diantaranya adalah batik bandeng lele dan batik Sendang.
"Yang kami tampilkan ini adalah batik khas Lamongan, yaitu batik khas bandeng lele dan juga batik sendang," aku Anang Taufik Kepala Dinas Koperasi dan UMKM lamongan, Rabu (25/4/2018).
Disebutkan olehnya, ke lima perempuan berbadan besar tampil begitu modis, dan berekspresi dengan balutan busana batik khas Lamongan ala X to X Plus Size. Ibu-ibu berbadan besar ini tampil begitu memukau di hadapan tamu yang juga dihadiri oleh Bupati Lamongan, Fadeli ini.
Langkah percaya diri dan penampilan yang begitu luwes layaknya model profesional, membuat para undangan memberikan aplousnya. Bahkan, tak jarang aksi ibu-ibu bertubuh besar ini mengundang tawa tamu yang datang karena aksi para ibu.
Besarnya ukuran badan, rasanya tidak menjadi halangan bagi mereka untuk tampil trendy dengan mengenakan busana batik khas Lamongan, yang mengusung tema Fat is Beautiful tersebut.
Anang menjelaskan, pagelaran batik khas Lamongan ini dihelat saat launching digital market produk-produk UMKM untuk merespon teknologi informasi untuk memasarkan produk-produk UMKM Kabupaten Lamongan. "Market Place dan Rumah Kreatif ini untuk membantu dan bentuk kepedulian Pemkab Lamongan pada pelaku UMKM," katanya.
Inovasi untuk masuk dunia nirkabel ini menjadi wadah bagi pelaku UMKM Kabupaten Lamongan, dikarenakan para pelaku UMKM sering mengalami kendala dalam hal pemasaran. "Di Lamongan-Mart ini produknya UMKM dari nol dibantu, kualitas, kemasannya, desainnya, dan pemasaran di sini kita akan bantu," ujar Anang.jir

Berita Populer