•   Minggu, 8 Desember 2019
Hukum & Pengadilan

Setya Novanto Akui Terima Jam Tangan Richard Mille dari Johannes Marliem

( words)
Setya Novanto


SURABAYAPAGI.com - Mantan Ketua DPR RI Setya Novanto mengakui telah menerima jam tangan merek Richard Mille tipe RM 011 seharga USD135 ribu dari Direktur Biomorf Lone LLC, (Alm) Johannes Marliem yang dititipkan melalui terdakwa Andi Agustinus alias Andi Narogong.
Penerimaan itu diakui Setnov dalam sidang lanjutan korupsi e-KTP dengan agenda pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Kamis (22/3/2018).
"Betul saya bawa (jam tangannya)," kata Setnov di hadapan Majelis Hakim.
Menurut Setnov, jam tangan itu diberikan melalui Andi Narogong sekitar tahun 2016. Tetapi, ketika itu, Setnov mengklaim Andi tak menyampaikan jam mewah itu merupakan pemberian dari Johannes Marliem.
"Saya lihat 'apa ini Ndi?' Ini jam tangan. Saya senang koleksi jam, bungkusnya kotaknya lain, saya sudah tahu mereknya Richard Mille, tapi kotaknya lain. Setelah saya buka ini persis punya saya," ucap Setnov.
Setnov melanjutkan, setelah menerima kotak berisikan jam tangan itu, kemudian dia membuka kotak tersebut. Tetapi, menurutnya, jam itu rusak lantaran jarum penunjuk waktunya tidak berfungsi.
Melihat itu, Setnov mengaku, menyuruh orang untuk mengembalikan kepada Andi Narogong karena menganggap jam tersebut rusak.
"Saya hafal jam Richard Mille karena saya koleksi jam juga. Tetapi, ini nyala, tapi mati lagi. Saya pikir jam ini rusak karena Richard Mille salah putar saja rusak. Jadi, beberapa hari kemudian saya suruh orang kembalikan ke Andi," tutur Setnov.
Sekadar diketahui, Setya Novanto didakwa secara bersama-sama melakukan perbuatan tindak pidana korupsi yang mengakibatkan ‎kerugian negara sekira Rp2,3 triliun dalam proyek pengadaan e-KTP, tahun anggaran 2011-2013.
Jaksa Penuntut KPK menyatakan, Setnov menerima aliran dana 7,3 juta dollar AS dan sebuah jam tangan merek Richard Mille tipe RM 011 seharga 135.000 dollar AS. (oz/02)

Berita Populer