Showroom Kertajaya Dibobol, 1 Mobil Raib

Aksi pencurian kendaraan bermotor kembali terjadi di wilayah Gubeng Surabaya. Bahkan, aksi pencurian kali ini menyasar sebuah showroom jual beli mobil bekas di jalan Kertajaya 152 Surabaya, Selasa (3/9). Akibatnya, showroom mobil Istana Motor kehilangan satu unit mobil Honda Altis hitam bernopol L 1759 XW.

Wartawan SurabayaPagi, Firman Rachmanudin
Pencurian itu kali pertama diketahui oleh karyawan showroom, Harianto (43), warga Jalan Pogot.

“Saya curiga jika ada pencurian di sini karena sewaktu saya datang, saya lihat gagang pintu harmonika showroom rusak,” kata Harianto.

Selanjutnya saksi membuka pintu harmonika tersebut. Dia langsung terkejut begitu melihat ada salah satu mobil yang hilang.

“Saya terkejut waktu lihat salah satu mobil hilang. Kemudian saya hubungi pemilik showroom untuk menceritakan kejadian,” terangnya

Santi, karyawan showroom lainnya mengimbuhkan, mobil dengan manual transmisi itu sudah tidak ada di tempat saat showroom akan buka sekitar pukul 09.00 WIB.

"Awalnya sudah curiga kok posisi gagang pintu harmonika ini menganga. Lalu coba dimasukin kunci gak bisa, pas ditarik kebuka sendiri gak perlu pakai kunci," bebernya. Di dalam showroom mulanya terdapat 13 unit mobil. Namun posisi mobil yang hilang tepat di depan pintu harmonika yang mudah diakses.

Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya, Iptu Bima Sakti menyebut jika diduga pelaku lebih dari satu orang dan melakukan aksinya pada dini hari.

"Tim sudah lakukan olah TKP, termasuk mengumpulkan data dan informasi dari saksi-saksi. Dugaan pelaku lebih dari satu orang dan beraksi dini hari," beber Bima, Selasa (3/9).

Lebih lanjut, Bima mengatakan jika rekaman CCTV di showroom turut serta raib bersama mobil korban.

"Ada CCTV, hanya saja servernya dijebol oleh pelaku dan dibawa beserta mobil yang raib. Dugaannya pelaku sudah profesional ya," tambahnya.

Saat ini polisi tengah melakukan identifikasi terhadap pelaku pencurian tersebut.

"Anggota sudah kami kerahkan untuk identifikasi dsn mengejar pelakunya. mohon waktu ya mas," tandas Bima.