•   Rabu, 18 September 2019
Pemilu

Siap Awasi Kampanye Berbalut Isu Agama

( words)
Kepala Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Jatim, Aang Kunaifi.(SP/IBNU)


SURABAYA PAGI, Surabaya - Kepala Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Jatim Aang Kunaifi mengungkapkan bahwa lembaganya telah memiliki beberapa skema untuk melakukan pengawasan terhadap Pilgub Jatim 2018. Terlebih lagi selama masa kampanye dimana penggunaan isu SARA yang tidak dapat terhindarkan di era demokrasi.

Pada acara diskusi “Media sebagai Garda Kampanye Pilgub Jatim 2018” Aang membeberkan bahwa skema pengawasan selama Bulan Ramadhan pun telah disusun sedemikian rupa. Hal tersebut mengingat sebagai provinsi dengan penduduk mayoritas muslim, bulan suci tersebut sangat rawan pelanggaran kampanye yang dibalut dengan isu agama.

“Seperti misalnya untuk sumbangan ke masjid atau panti asuhan, kami akan benar-benar memonitor agar bahwa sumbangan yang diberikan benar-benar atas nama pribadi dan tidak menitipkan pesan-pesan politik. Ketika pemberian sumbangan pun akan dipastikan bahwa simbol partai politik atau bahan kampanye dari pasangan calon tidak terdapat disana,” kata Aang di acara diskusi yang diprakarsai oleh KPU Jatim, Lembaga Studi Informasi Strategis Indonesia(LSISI), dan Universitas Airlangga tersebut.

Selain pengawasan terhadap sumbangan, Aang juga memastikan bahwa pemberian alat sholat kepada masyarakat selama kurun waktu tersebut juga tidak dijadikan ajang kampanye. “Kami akan pastikan alat sholat yang diberikan tidak ada pesan kampanye maupun simbol parpol atau paslon,” tegasnya.

“Perlakuan yang sama pun kami lakukan untuk pemberian THR atau Tunjangan Hari Raya. Selain itu, khusus saat open house ketika lebaran, kami akan pastikan bahwa pada saat tersebut sama sekali tidak ada kegiatan kampanye,” tambah Aang.

Di sisi lain, pada kesempatan yang sama, pria yang bergelar Magister Hukum tersebut juga mengajak agar segenap elemen masyarakat juga turut terlibat aktif dalam pengawasan partisipatif bersama dengan Bawaslu. “Karena untuk mengoptimalkan pencapaian tujuan, perlu adanya pemantapan pengelolaan kegiatan kerjasama dalam kaitan pengawasan dengan ormas dan perguruan tinggi serta tidak lupa juga media massa,” pungkasnya. ifw

Berita Populer