•   Sabtu, 14 Desember 2019
Gas Dan Bumi

Siap Kelola Blok Corridor Pada 2026, Pertamina Dapat PI 30%

( words)
Pertamina SP/Nwsid


SURABAYAPAGI.com - Kesiapan Pertamina untuk kelola Blok Corridor pada 2026 ditanggapi oleh pemerintah. Tanggapan itu berupa sebuah keputusan yang diberikan kepada pertamina mengenai kenaikan hak partisipasi atau participating interest (PI) sebesar 30% yang sebelumnya hanya 10% kepada Pertamina di Blok Corridor.

Meski demikian, Direktur Hulu Pertamina Dharmawan H. Samsu menyambut baik keputusan Pemerintah yang telah menetapkan perpanjangan kontrak kerjasama dan menyetujui kenaikan hak partisipasi Pertamina tersebut.

Hak partisipasi tersebut akan dimulai setelah tahun 2023 mendatang selepas berakhirnya masa kontrak yang ada.

Kontrak bagi hasil Blok Corridor, akan berlaku 20 tahun, efektif sejak 20 Desember 2023 dengan menggunakan skema gross split. Pada 3 tahun pertama, operator Blok Corridor adalah Conoco Philips, setelah itu selama 17 tahun berikutnya menjadi hak Pertamina untuk mengelolaBlok Corridor. Sebagai BUMN, Pertamina juga mendukung keterlibatan BUMD yang akan mendapat penawaran hak partisipasi sebesar 10 persen.

Blok yang terletak di Banyuasin, Sumatera Selatan ini tercatat memiliki cadangan gas nomor tiga terbesar di Indonesia dimana produksi gasnya berkontribusi hingga 17 persen dari total produksi gas nasional.

Dharmawan menambahkan peningkatan hak partisipasi bagi Pertamina merupakan skema terbaik yang telah disepakati antara ketiga pihak pemegang PI yakni Conoco Phillips (Grissik) Ltd, Talisman Corridor Ltd (Repsol), dan PT Pertamina Hulu Energi Corridor.

"Skema ini baik untuk mengurangi resiko operasi terhadap keberlangsungan dan juga tingkat produksi," kata Dharmawan, dalam siaran persnya, Selasa (30/7).

Selain itu, Pertamina akan menjadi operator melalui anak usahanya Pertamina Hulu Energi Corridor di Blok Corridor pada tahun 2026, setelah tiga tahun kontrak berjalan dan melalui transisi yang baik hingga kontrak selesai pada tahun 2043.

“Pertamina bersemangat untuk mengelola blok ini yang merupakan lapangan fractured basement gas play yang menantang. Kami berkomitmen untuk melakukannya dengan baik guna menjaga kesinambungan produksi di Blok tersebut,“ kata Dharmawan.

Berita Populer