•   Minggu, 29 Maret 2020
Pemilu

Siap Tambah Bidan dan Perawat di Pedesaan

( words)
Gubernur Jatim, Pakde Karwo.. (SP/IBNU)


SURABAYA PAGI, Surabaya - Pemprov Jatim akan membuka lowongan untuk formasi tenaga kesehatan di Jatim. Langkah tersebut diambil demi menjawab masalah kekurangan tenaga kesehatan di daerah.

Senin (5/3), Gubernur Jatim Pakde Karwo mengatakan bahwa saat ini Jatim memiliki kekurangan di beberapa sektor. Diantaranya adalah tenaga pendidik dan tenaga kesehatan jenis bidan.

“Untuk dua ini tak ada moratorium. Sehingga kami buka lowongan ini untuk memenuhi 5700 Polindes (Pos Perlindungan Desa) dari kebutuhan bidan sebanyak 851 ribu,” beber Pakde Karwo.

Lebih lanjut, Gubernur Jatim dua periode tersebut juga mengatakan bahwa dalam rekrutmen tenaga kesehatan itu, nantinya juga akan menambah 2 perawat. Penambahan yang dilakukan demi mencukupi kebutuhan akan pendampingan bagi bidan pada penanganan di Polindes.

“Kalau 2 perawat ditambah, nanti totalnya menjadi 3320 perawat,” jelas pria yang khas dengan kacamata bulatnya itu.

Ke depannya, sosok Gubernur yang juga pernah menjabat sebagai Sekdaprov Jatim itu mengungkapkan bahwa pembiayaan untuk penambahan perawat tersebut akan dibagi dua. “Satu dibiayai Propinsi dan satunya dibayai pemkab/pemkot setempat,” katanya.

Rekrutmen yang akan dilakukan pun menurut Pakde Karwo akan dilakukan secara bertahap. Harapannya, hal tersebut akan rampung di tahun 2021.

“Tidak bisa serentak karena untuk melakukan rekrutmen harus mengambil di daerah tersebut. Kalau diambil dari luar daerah memerlukan waktu lama karena hasrus mendidiknya dan penyesuaian,” pungkas Pakde Karwo.ifw

Berita Populer