•   Senin, 9 Desember 2019
SGML

Sungai Lamong Meluap, Desa Banyulegi Terendam Banjir

( words)
Kondisi Dusun Balong Desa Banyulegi Kecamatan Dawar Blandong yang terendam banjir. FOTO : SMG/Dwy Agus Susanti


SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Curah hujan tinggi yang terjadi di Kecamatan Dawar Blandong beberapa hari ini membawa dampak. Terbukti, Dusun Balong, Desa Banyulegi terendam air banjir setinggi betis orang dewasa, Jumat (18/1/2019).
Dari pantauan di lokasi, sungai lamong yang melintasi Desa Banyulegi, Kecamatan Dawar Blandong sejak pagi hingga siang hari meluber ke jalan. Ketinggian air hingga sore ini mencapai 15 hingga 20 cm. Diperkirakan ketinggian air terus naik mengingat curah hujan yang masih tinggi.
Tak hanya jalan, luberan sungai ini juga merendam 10 rumah milik warga. Ketinggian air yang masuk ke rumah terlihat setinggi betis. Selain itu, sebanyak 30 hektar tanaman padi milik warga dan 20 hektar perkebunan tebu juga terendam air.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, M. Zaini mengatakan pihaknya sudah menerjunkan sejumlah petugas di lokasi banjirm "Kita datangi rumah warga yang terdampak sambil melakukan pendekatan agar siap di evakuasi manakala kondisi air mengalami peningkatan," terangnya.
Zaini juga menambahkan, pihaknya juga menyiapkan sarana yang dibutuhkan warga. Selain juga bersiaga bersama potensi yang ada. "BPBD, Camat Danramil, Kapolsek dan tagana saat ini sudah siaga meningkatkan kewaspadaan. Harapan kita, air cepat surut dan warga yang terdampak bisa melakukan aktivitas secara normal kembali," ucapnya.

Zaini menuturkan, sore ini pihaknya juga telah menyerahkan bantuan berupa paket sembako kepada sejumlah warga yang terdampak. "Tadi sudah kita beri bantuan sembako berupa mie goreng, minyak goreng, kopi dan teh untuk warga. Bantuan kita serahkan langsung kepada Kepala Dusun Banyulegi," pungkasnya. dw

Berita Populer