Surabaya Sepi, Warga Kecewa

Firman Komeng-Romadhona,
Tim Wartawan Surabaya Pagi

Malam pergantian tahun baru 2019 memberi kesan tersendiri bagi warga Surabaya. Pasalnya, baru kali ini perayaan tahun baru tanpa hingar bingar kembang api seperti tahun-tahun sebelumnya.
---
Pantauan Surabaya Pagi pada Senin (31/12/2018) malam hingga Selasa (1/1/2019) dini hari, kepadatan memang terjadi di ruas jalanan pusat kota seperti Embong Malang, Gubernur Suryo, Tunjungan, Yos Sudarso hingga Walikota Mustajab.
Kepadatan yang mengakibatkan kemacetan dipicu karena antusiasme warga Surabaya untuk melihat pesta kembang api yang biasa dihelat Pemprov Jatim maupun Pemkot Surabaya.
Namun siapa sangka, antusiasme warga yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya berujung kecewa. Pasalnya, tidak ada gegap gempita pesta kembang api seperti tahun-tahun sebelumnya. Yang terlihat hanya di sekitar jalan Tunjungan Surabaya dan Walikota Mustajab, itupun tak semeriah tahun lalu.
Anton, warga Jambangan ini merasa sedikit kecewa karena ia tak mendapati hiburan seperti yang dirasakannya tahun lalu. Anton, adalah salah seorang warga Surabaya yang pernah menikmati meriahnya pesta kembang api di jalan Gubernur Suryo, tepat di taman Apsari Surabaya.
Kala itu, pemerintah provinsi Jawa Timur sampai-sampai mengundang Danang,penyanyi dangdut lulusan kontes pencarian bakat bernyanyi.
"Tahun lalu meriah banget sih mas. Makanya ini ajak keluarga dari desa kesini lagi (taman apsari). Kemarin ada pesta kembang api sama acara konser dangdut. Sekarang ini sama sekali tidak ada. Tiwas antri berjam-jam nunggu ternyata gak ada," ujar Anton.
Selain Anton, ada pula Fitri. Perempuan asal Sidoarjo itu sengaja datang sejak pukul tujuh malam di area Grahadi. Ia memilih menunggu sambil menikmati jajanan di sebuah minimarket sebrang Grahadi.
Fitri tertarik datang karena tahun lalu ia sempat melihat postingan meriahnya pesta kembang api di jalanan itu. Musik dangdut sebagai "bumbu penyedap" juga menjadi daya tariknya bersama empat temannya.
Tapi, itu adalah hingar bingar pergantian tahun di penghujung 2017. Nyatanya saat ini apa yang dilihat sangat berbeda. "Nyesel mas, tau gitu bakar-bakar aja dirumah," keluhnya.
Kepadatan sepanjang jalan kota Surabaya berangsur pulih hanya sekitar 30 menit sejak situasi lalulintas tak bergerak, berkisar pukul 23.30-00.00 WIB. Karena tak ada pesta yang dinikmati, pengendara pun berangsur pergi meninggalkan lokasi.
**foto**
Sementara itu, Kapolrestabes Kombes Pol Rudi Setiawan menyatakan kondusifitas Surabaya ini merupakan keberhasilan bersama seluruh lapisan. Kemacetan akibat padatnya arus mobilisasi warga yang merayakan tahun baru juga dapat diatasi dengan baik.
"Saya kira, ini adalah keberhasilan bersama, termasuk masyarakat Surabaya sendiri. dan Alhamdulillah, malam tahun baru ini, semuanya kondusif," ujar Rudi. n