Tagih Bansos, Keluarga Pasien Covid-19 Datangi DPRD Jombang

Para keluarga pasien Covid-19 saat datangi kantor DPRD Jombang. (SP/M. Yusuf)

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Sejumlah keluarga pasien Covid-19 mendatangi kantor DPRD, Jalan KH Wahid Hasyim, Kecamatan/Kabupaten Jombang, Jawa Timur sekitar pukul 10.00 WIB.

Kedatangan mereka untuk menagih bantuan uang yang dijanjikan pemkab kepada para keluarga pasien Covid-19. Mereka berkumpul di pintu masuk sebelah selatan kantor DPRD Jombang.

Para keluarga pasien baru ditemui oleh perwakilan anggota DPRD Jombang setelah 30 menit berada di lokasi, lantaran saat bersamaan wakil rakyat sedang berlangsung hearing.

Saat ditemui, salah satu keluarga pasien Maria Puspitaningrum (35), Warga Dusun Pajaran, Desa/Kecamatan Peterongan, mengeluh persoalan yang dialami keluarganya selama dikarantina karena Covid-19.

"Suami saya sedang dikarantina di Tennis Indoor Jombang, Jalan Kusuma Bangsa, Kelurahan Jombatan sejak 22 hari lalu. Selama itu juga saya tidak menerima sedikit pun bantuan dari pemerintah," ujarnya, Selasa (14/7/2020).

Maria memaparkan, dirinya tidak menerima bantuan sosial dari pemerintah pusat hingga daerah, maupun bantuan uang tunai yang dikhususkan untuk keluarga pasien Covid-19.

"Tidak ada bantuan sama sekali. Cuma dapat beras 5 kilogram sama mie goreng lima biji, dan wafer satu dari polres. Itu saja. Sehari-hari saya hanya makan seadanya karena gak ada penghasilan," paparnya.

Menurut pengakuan Maria, satu-satunya yang menyongkong kebutuhan keluarga adalah suaminya. Maka dari itu dirinya berharap agar suaminya dikeluarkan dari ruang karantina.

"Mudah-mudahan suami saya cepat dipulangkan. Saya berharap ada bantuan sosial yang diberikan oleh pemerintah. Soal dana itu kalau bisa ya yang merata gitu," akunya.

Sementara itu, anggota DPRD Jombang Syarif Hidayatullah menerangkan, bahwa pihaknya akan memfasilitasi keluhan para keluarga pasien Covid-19 ke Bupati Jombang.

"Saya akan membicarakan persoalan ini di internal dulu, karena saya juga punya pimpinan. Yang jelas harapan saya nanti harus disampaikan ke bupati," terangnya.

Pria yang akrab dipanggil Gus Sentot ini mendesak kepada pemkab agar janji bantuan uang tunai segera direalisasikan. Ia menyayangkan jika janji bantuan kepada keluarga pasien Covid-19 belum disalurkan.

"Saya sayangkan sekali, karena beban mereka itu banyak. Dan tolonglah, masalah janji itu harus dipenuhi. Pasien itu butuh bahagia, kalau gak ada sumbangsih dari pemerintah maka tingkat kesembuhan akan berkurang," tandasnya.

"Untuk itu, jikalau Pemkab Jombang mengingkan pasien Covid-19 segera sembuh, ya tolong, janji-janji segera dilaksanakan," pungkasnya.(suf)