•   Selasa, 31 Maret 2020
Ekonomi China

Tak hanya China, Penjualan Mobil Listrik Global Juga Merosot

( words)
Pengecasan ulang mobil listrik SP/Trto


SURABAYAPAGI.com – Penjualan mobil listrik di China merosot bahkan hingga global. Pemicunya yakni pengurangan subsidi oleh China. Penurunan ini merupakan penurunan pertama kalinyab dalam sejarah mobil listrik.

Melansir Bloomberg, lembaga riset Sanford C. Bernstein mencatat penjualan mobil listrik di seluruh dunia turun 14 persen menjadi sekitar 128.000 kendaraan pada bulan Juli. Penjualan China dan Amerika Utara melemah, sedangkan penjualan di Eropa meningkat.

Pemerintah China telah memutuskan untuk mengurangi subsidi pembelian individu kendaraan energi baru mulai 26 Juni untuk mendorong produsen mobil fokus pada inovasi produk.

Meskipun pangsa pasar kendaraan listrik kecil, produsen mobil masih yakin segmen mobil listrik akan terus tumbuh di masa depan.

Melambatnya permintaan akan mobil konvensional telah menyebabkan penurunan pasar mobil di seluruh dunia. Pelambatan ini dipimpin oleh China.

Bernstein mencatat, selama tujuh bulan pertama tahun ini, pasar mobil listrik global menunjukkan pertumbuhan 35% persen. Perusahaan memperkirakan bahwa penjualan setahun penuh akan naik sebesar 23 hingga 48 persen menjadi 2,4 juta hingga 2,9 juta unit pada 2019.

"Tidak mengherankan jika momentum pertumbuhan terhenti pada Juli di tengah pemotongan subsidi," kata analis Bernstein dalam laporan itu.

"Meskipun diperkirakan ada pelemahan jangka pendek pada paruh ke dua tahun 2019, kami terus positif pada permintaan mobil listrik dalam jangka panjang," lanjut mereka, seperti dikutip Bloomberg.

Bernstein mencatat Tesla Inc. memimpin pasar penumpang mobil listrik dengan penjualan sekitar 20.000 unit pada bulan Juli lalu. Posisinya diikuti oleh BYD Co., merek China yang didukung oleh Warren Buffett.

Berita Populer