•   Kamis, 14 November 2019
Peristiwa Kriminal

Tak Terima Di Cerai, Pria Di Mojokerto Ancam Bunuh Istri Sekeluarga

( words)


SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto –Akibat mengancam membunuh istri dan keluarganya dengan menggunakan sajam (senjata tajam) seorang pemuda di Mojokerto harus berurusan dengan polisi.

Permadi (24) warga desa Wonosari, kecamatan Ngoro, kabupaten Mojokerto diamankan unit Reskrim Polsek Ngoro lantaran mengancam akan membunuh istri dan keluarganya sambal membawa senjata tajam.

Berdasarkan penuturan dari Kapolsek Ngoro Kompol Gatot Wiyono, pelaku berhasil diamankan pada Minggu (3/11/2019) lalu.

“Pelaku datang ke rumah istrinya sekitar pukul 15.30 WIB. Dia ingin menanyakan jawaban tentang hubungan rumah tangganya,” ungkapnya, Kamis (7/11/2019).

Diketahui dari penuturan Kapolsek, istri pelaku sebelumnya ingin bercerai dengan korban. Pelaku yang tidak terima datang ke rumah dan masuk ke ruang tamu sambal membawa senjata tajam jenis pisau yang panjangnya sekitar 33 cm dan 31 cm.

Senjata tajam tersebut ia gunakan untuk mengancam istri dan keluarga istri.

“Pelaku mencari istrinya sambil mengancam dengan kata kata ‘tak edel edel kamu sak keluargamu kabeh’ (tak bunuh kamu berikut keluargamu, red). Melihat pelaku membawa 2 bilah pisau, korban lari ke dalam rumah sambil meminta tolong,” katanya.

Tak lama kemudian, tetangga dan orang tua korban datang bersama Kepala Dusun setempat. Dengan bantuan warga pelaku berhasil diamankan, senjata tajam yang ia gunakan untuk mengancam istri juga berhasil direbut. Selanjutnya, perangkat desa menghubungi Polsek Ngoro untuk menindaklanjuti kasus tersebut.

“Setelah mendapat laporan, petugas datang dan mengamankan pelaku berikut barang bukti berupa 2 bilah pisau. Pelaku dan barang bukti dibawa ke Polsek Ngoro guna proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” tuturnya.

Barang bukti yang diamankan yakni satu bilah pisau bergagang plastik dengan panjang 33 cm berujung lancip dan satu bilah pisau bergagang kayu dengan panjang 33 cm berujung lancip. Pelaku dijerat Pasal 2 ayat (1) UU Darurat No 12 tahun 1951.

Berita Populer