•   Jumat, 28 Februari 2020
Fashion

Tangan Dingin Carline, Kekuatan Cotton Ink

( words)
Carline Darjanto. SP/max


Berawal dari iseng-iseng aja, Carline Darjanto berhasil mengembangkan bisnisnya hingga dirinya masuk daftar 30 Under 30 Forbes. Bukan sebuah hal kecil memang. Tetapi Carline mengusung usaha yang bergerak di bidang mode atau fashion ini berawal dari usaha kecil yang ia rintis bersama temannya dengan modal 1 juta pinjaman dari masing-masing orang tua mereka.

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya -Carline akhirnya memberi nama usaha mereka dengan sebutan Cotton Ink. Bekerja dengan modal seadannya dan hanya mengandalkan tenaga mereka berdua saja, Carline membuat kaos bergambar Obama yang pada waktu itu sangat buming di Indonesia karena Obama terpilih sebagai Presiden Amerika Serikat. Selain itu, kaus bergambar Obama tidak di sangka-sangka berhasil menarik perhatian konsumen dan terjual habis meski Cotton Ink hanya memiliki stok 2 lusin.

Habisnya kaos bergambar Obama tersebut ternyata promosinya dari mulut ke mulut dan dari forum ke forum tanpa adanya campur tangan sedikit saja, karena pada tahun itu, sosial media masih tidak begitu melekat dengan dunia bisnis ritisan atau StartUp.

Dari bumingnya kaos bergambar Obama membuat Carline terus mengasah kreativitasnya untuk mempertahannkan bisnis yang dirintisnya ini sekaligus yang membawa besar nama Carline Darjanto. Berawal dari T-shirt, leggings dan pada akhirnya salah satu titiknya adalah saat Carline berjualan di Brightspot Market dan mendapat favourite brand hasil survei pengunjung.

Dari situ Carline mendapatkan semacam golden ticket untuk masuk ke CLEO Fashion Awards. Reward itu membuat Carline terkejut dan bingung, karena memang, pada saat itu Carline hanya menjual T-shirt yang harus mereka usung untuk membuat fashion show.

Di sisi lain, Carline merintis bisnis ini di sela-sela kesibukan kuliah, dan hebatnya lagi, Carline sembari kuliah dan mengurusi Cotton Ink, Carline kerja di perusahaan garmen milik pamannya. Berbekal passion terhadap dunia fashion, Carline berusaha membesarkan cottonink bersama dengan Ria.

Banyak hal terjadi, jatuh dan bangun berulangkali mereka alami, sampai akhirnya saat ini cottonink telah memiliki puluhan pegawai. Mereka hanya menyakini bahwa suatu hari cottonink akan menjadi brand Indonesia teratas yang hanya dapat diwujudkan dengan kerja keras dan strategi. Carline juga menambahkan bahwa ketekunan, inovasi, perhatian terhadap keinginan pelanggan, dan team building yang baik merupakan kunci kesuksesan cottonink.

Carline mengakui bahwa tidak mudah untuk membangun usaha dari awal bersama dengan seseorang yang memiliki karakter berbeda, namun hal tersebut ia jadikan sebagai sebuah tantangan terbesar dalam hidupnya. "Bagaimana kita bisa menjadi tim yang kuat, solid, dan mengatasi semua perbedaan itulah challenge terbesar. Fokus kami hanya 1 hal, bagaimana membesarkan brand cottonink." Carline yang baru pertama kali ini membuat sebuah label pun mengakui bahwa sebuah brand dan bisnis memiliki banyak elemen penting, bukan hanya kreatifitas dan desain.

Sebagai penutup, Carline memaparkan makna kesuksesan bagi dirinya sendiri. "Kesuksesan adalah memiliki waktu untuk keluarga dan mimpi yang harus saya raih dengan imbang. Tetap berinovasi, menjadi diri sendiri, jangan takut berbeda dengan orang lain, kerja keras, dan berdoa," kata Carline memberikan semangat bagi para pemula yang baru saja memulai usahanya.

Berita Populer