•   Senin, 24 Februari 2020
Sport Arena

Tanggung Jawab Baru Liliyana Natsir

( words)
Liliyana Natsir saat masih menjadi atlet.


SURABAYAPAGI.COM, Bandung – Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2019 masih terus bergulir. Ratusan calon penghuni Asrama PB Djarum yang terbagi dalam dua kelompok usia, U-11 (di bawah usia 11 tahun) dan U-13 (di bawah usia 13 tahun), kembali mendatangi GOR KONI, Bandung, Selasa (30/7) pagi, guna melanjutkan perjuangan mereka melalui Tahap Turnamen.

Diketuai oleh Christian Hadinata, Tim Pencari Bakat terus melakukan pemantauan terhadap 224 atlet muda yang bertarung, setelah sehari sebelumnya melakukan proses penjaringan bibit-bibit pebulutangkis melalui Tahap Screening.

Selain Christian, tim tersebut diisi Fung Permadi, Lius Pongoh, Denny Kantono, Yuni Kartika, Sigit Budiarto, Hastomo Arbi, Liliyana Natsir, Engga Setiawan, Bandar Sigit Pamungkas, Sulaiman, dan Nimas Rani.

Sebanyak 48 peserta berhasil lolos Tahap Turnamen di hari kedua Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2019 di Kota Bandung, dengan rincian 16 peserta di kelompok U11 Putra, 8 peserta (U11 Putri), 16 peserta (U13 Putra), dan 8 peserta (U13 Putri).

Mereka akan kembali bertanding sebanyak dua kali di hari ketiga, Selasa (30/7), guna meraih Super Tiket menuju tahap Final Audisi di Kudus pada 20-22 November 2019.

Masih basah di ingatan publik Tanah Air, khususnya bagi para pecinta olahraga bulutangkis, ketika pada 27 Januari 2019 tagar #ThankYouButet menjadi trending topic di lini masa media sosial.

"Kekalahan itu tidak memalukan. Yang memalukan itu adalah menyerah," kata Butet, sapaan akrab Liliyana Natsir kepada para penerusnya, di hari menyatakan resmi pensiun sebagai atlet bulutangkis.

Mengenakan jaket merah yang dipadukan celana hitam, peraih medali emas pada Olimpiade Rio de Janeiro 2016 ini pun menyampaikan salam perpisahannya.

Setelah gantung raket, dunia Butet sejatinya tak jauh-jauh dari urusan olahraga tepok bulu. Perempuan kelahiran Manado yang menghabiskan 24 tahun berkarier sebagai atlet bulutangkis itu, sekarang berada di jajaran Tim Pencari Bakat.

"Potensi di Audisi Umum di Bandung ini cukup bagus dan jumlah pesertanya juga tidak sedikit! Pastinya saya mempunyai harapan agar segera bisa lahir generasi penerus para legenda bulutangkis Indonesia asal Jawa Barat," ujarnya.

Menurut rencana, mantan tandem Tontowi Ahmad akan hadir di setiap kota gelaran Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2019.

Butet, sekarang bertugas sebagai Technical Adviser PB Djarum, memikul tanggung jawab baru dalam pencarian bakat bulutangkis dari setiap atlet muda di Indonesia melalui Audisi Umum.

"Banyak hal baru yang saya temukan dari balik meja Tim Pencari Bakat dalam memantau setiap anak yang bertanding di lapangan," jelas Butet, yang mengakhiri kariernya dengan sederet gelar juara bergengsi.

Berita Populer