Tangkal Berita Hoax, BPJS Cabang Mojokerto Gelar Media Gathering

Kepala Kantor BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto, Sistri Sembodo saat memaparkan program JKN-KIS BPJS Kesehatan Mojokerto. SP/Dwy Agus Susanti

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Mojokerto menggelar media gathering bersama wartawan di Hotel Raden Wijaya, Selasa (4/8/2020) pagi. Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini juga membahas persoalan program jaminan kesehatan dan adanya kenaikan iuran BPJS Kesehatan.

Kepala Kantor BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto, Sistri Sembodo mengatakan media sangat berperan aktif sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi-informasi secara akurat dan benar sehingga dapat menepis berbagai pemberitaan yang tidak dapat dipertangung jawabkan atau hoaks.



"Guna mempererat sinergitas dengan para wartawan, kami pun memberikan informasi terkini mengenai program JKN-KIS BPJS Kesehatan Mojokerto sekaligus silaturahmi dan ajang bertukar pikiran atau berdiskusi membahas isu-isu terbaru program JKN-KIS,” ujarnya.

Sistri juga menyosialisasikan Peraturan Presiden (Perpres) nomor 64/2020 sebagai bagian upaya membangun ekosistem JKN yang sehat dan berkesinambungan.

“Selama tahun 2020 peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) kelas III tetap disubsidi pemerintah pusat sebesar Rp16.500/orang/bulan. Sehingga peserta hanya membayar sebesar Rp25.000, dengan kata lain tidak ada kenaikkan,” kata dia.

Tak hanya itu, Ia pun memaparkan pencapaian BPJS Kesehatan selama menyelenggarakan program JKN-KIS secara nasional. Khususnya pencapaian BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto yang tengah menjalankan program JKN-KIS di tiga daerah yakni Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Jombang dan Kota Mojokerto.

“Saya berharap kegiatan media gathering ini dapat menjadi tempat bertukar informasi sehingga menjalin komunikasi yang baik antara BPJS Kesehatan dengan media,” harapnya. dwy