•   Kamis, 14 November 2019
Internasional

Tarif Melonjak, AS Intruksikan Pemasok Teknologi Angkat Kaki Dari China

( words)
Salah satu toko retail Iphone di China. SP/VOA


SURABAYAPAGI.com - Senjata AS atas meninggikan tariff produk-produk China membuat AS mengintruksikan agar semua pemasok raksasa teknologi Amerika khususnya yang berbasis China tetapi asal Taiwan hengkang dari china dengan memindahkan 15 sampai 30 persen produksinya.
Ditambahkan, peralihan seperti itu juga sudah berlangsung tahun lalu di kalangan pemasok teknologi yang berbasis di China dan trend ini akan berlangsung terus apabila perang dagang di antara kedua ekonomi terbesar itu terus menyaksikan eskalasi.
Migrasi fasilitas produk ini, yang menurut analis sudah dan terus berlangsung, akan merugikan margin keuntungan raksasa teknologi itu, serta juga kehilangan lapangan pekerjaan besar di China.
“Selama tahun lalu, menurut pemahaman saya, produsen di sektor teknologi informasi, misalnya, pemasok Taiwan yang berbasis di China dari komputer dan elektronik lain telah pindah secara cepat dan melakukan re-lokasi fasilitas perakitan mereka di luar China,” demikian menurut Sean Kao, manajer penelitian di IDC Taiwan.
Bisnis teknologi seperti Apple terperangkap dalam ajang tempur perdagangan Amerika China, serta dihadapkan pada ancaman pungutan pajak yang tinggi atas produk mereka yang dibuat di China dan diekspor ke Amerika.
Apple merencanakan pemindahan produksi guna menghindari ancaman seperti itu. Menurut laporan itu, Apple sudah minta perakit IPhone seperti Foxconn Technology, Pegatron, dan Wistron, untuk meng-kaji kembali biaya pemindahan fasiltas perakitan mereka, yang mem-produksi IPhones di China, ke negara-negara Asia Tenggara. Sejauh ini Apple belum memberi komentar publik sehubungan laporan ini.

Berita Populer