•   Rabu, 1 April 2020
Peristiwa Nusantara

Terindikasi Radikal, Polwan Malut Dijemput Propam Polda Malut

( words)
Kabid Humas Polda Jatim Kombes pol Frans Barung mangera


SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Polda Jatim masih menunggu Propam Polda Maluku Utara untuk menjemput satu orang anggota polisi wanita (Polwan). Meskipun begitu, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan sampai saat ini anggota Polisi masih dilakukan pemeriksaan di Porpam Polda Jatim.
"Masih kami amankan salah satu orang Polwan di Propam Polda Jatim untuk menunggu Propam dari Polda Maluku Utara," jelasnya, Senin, (27/5/2019)
Rencananya, Polda Maluku Utara akan menjemput Bripda Nesti Ode Samili untuk dilakukan pemeriksaan. Informasi yang diperoleh, Polda Maluku Utara akan tiba di Mapolda Jatim sekitar pukul 12.15 WIB akan tiba.
Barung mengatakan Polda Jatim ini mengamankan seorang polwan dari Polda Maluku Utara agar Polda Jatim membantu mengamankan. "Kami hanya membantu mengamankan anggota Polwan," ucapnya.
Namun, Barung membantah jika anggota Polwan yang diamankan itu terkait paham radikal. "Yang pasti kami hanya mengamankan dan pemeriksaan itu wewenang Polda Maluku Utara," bebernya.
Polisi menangkap seorang wanita berprofesi sebagai anggota polisi yang diduga mengikuti aliran radikalisme. Penangkapan itu saat Bripda Nesti Ode Samili tiba di Bandara Interbasional Juanda, Minggu, (26/5/2019), sekitar pukul 13.44 WIB.
Dari data yang ada penangkapan perempuan yang diduga merupakan anggota polisi ini menggunakan identitas palsu saat berangkat ke Surabaya. Dengan atas nama Arfila M. Said,23. Ia diketahui berangkat pukul 09.00 WIT dari Maluku.
Namun setelah diselidiki perempuan tersebut bernama Nesti Ode Samili berpangkat Bripda yang merupakan anggota polisi dari Dit Reskrimum Polda Maluku Utara. Keterangan sementara, ia mengaku akan belanja di Surabaya dan mempunyai keluarga di Porong Sidoarjo. nt

Berita Populer