•   Minggu, 29 Maret 2020
Bisnis Mikro

Terinspirasi Model Tas Branded

( words)
Ingrid Angelina Lukito Arif (SP/Iker)


SURABAYA PAGI, Surabaya - Salah satu moment merayakan Imlek adalah dengan cara bagi-bagi angpao. Dalam bahasa Hokkian, ang pao berarti amplop merah. Tradisinya, amplop merah itu diisi uang sebagai hadiah yang diberikan pada event spesial. Misalnya pernikahan, kelulusan, kelahiran bayi, atau

Perayaan Imlek. Tak hanya momen imlek pada saat momen lebaran juga dimanfaatkan sebagian orang untuk saling memberi dengan sanak saudara.

Umumnya amplop-amplop tersebut identik dengan warna merah untuk peringatan imlek sedangkan hijau untuk idul fitri. Desain angpao yang monoton dari tahun ketahun itulah yang membuat Ingrid Angelina Lukito Arif menciptakan berbagai macam desain angpao yang bervariasi.

"Saya suka desain, suka crafting, sesuatu yang semakin jelimet semakin saya suka. Pas ngerayain imlek, angpaonya kok gitu-gitu aja. Kenapa orang tidak bikin yang unik, dari situlah saya mulai membuat angpao desain saya sendiri, kemudian saya kasihkan hanya ke teman-teman dan keluarga. Dari situ banyak yang menilai bagus dan banyak yang suka akhirnya saya kembangkan," ujar Inggrid.

Berawal dari tanggapan yang positif dari kerabatnya, akhirnya inggrid membuka usahanya. Dalam pembuatan desain angpao, Inggrid terinspirasi dari model-model tas.

"Saya ingin membuat sesuatu yang out of the box. Barang brand mempunyai keunikan sendiri, kalau angao kotak-kotak biasa semua orang bisa bikin, kalau seperti ini detailnya susah," kata Inggrid

Brand-brand tas ternaman seperti Hermes, Dior dan Gucci yang sering menjadi inspirasi Inggrid untuk membuah sebuah desain angpao.

"Biasanya model-model classic yang banyak disukai oleh customer, umumnya model tas Hermes, Dior dan Gucci. Nggak hanya itu, cuatomer juga bisa custom desain sesuai dengan keinginan mereka," tambahnya.

Untuk kertas ia memilih jenis kertas yang memupunyai tekstur menyerupai tekstur kulit. Menggunakan bahan campur dari lokal hingga impor. Inggrid juga mengaku harus selalu mengikuti pasar mode yang ada.

"Karena tas-tas kan update dan selalu ada model baru, sehingga saya harus mengikuti model-model terbarunya dan memberikan desain-desain yang baru," imbuhnya.Bentuknya yang unik inilah mebuat produknya banyak disukai oleh para customer, tak hanya dari Indonesia melainkan hingga ke luar negeri.iker

Berita Populer