•   Selasa, 17 September 2019
Kriminal

Terjaring Razia, Empat Arek Gagal Pesta Sabu

( words)
Kompol David dan Iptu Zainul Abidin menginterogasi keempat pemuda di halaman Polsek Tegalsari Surabaya, Jawa Timur, Minggu (18/11) dini hari. Foto: SP/JULIAN


SURABAYAPAGI.com, Tegalsari - Upaya razia cipta kondisi yang dilakukan Polsek Tegalsari di Jalan Kombes Pol Duriyat membuahkan hasil. Selain menertibkan beberapa pengendara tanpa kelengkapan surat dan kelengkapan berkendara, polisi juga menemukan dua pemuda yang membawa satu poket sabu, Minggu (18/11) dini hari.
Dua pemuda itu bernama Yusvikar (22) warga Kedurus II Surabaya dan Yanuari Tejo Pramono (26), warga Kedurus II Surabaya. Mereka terbukti menyimpan satu poket sabu setelah digeledah polisi. "Kami curigai yang bersangkutan (Yanuar) saat berhenti dan tanggannya memasukkan sesuatu ke kantong celananya," ungkap Kapolsek Tegalsari, Kompol David Triyo Prasojo, Minggu (18/11) sore.
Sabu seberat 0,5gram itu disimpan Yusvikar dalam sakunya. Ia kemudian mengaku jika rencananya sabu itu akan dinikmati bersama dengan tiga temannya termasuk Yanuari. "Setelah kami periksa, keduanya mengaku hendak menuju sebuah salon di Kedurus, Karangpilang, Surabaya untuk menggelar pesta sabu bersama dua temannya yang lain," beber David.
Setelah dikeler ke salon babershop di Kedurus, dua teman Yusvikar sudah menunggu. Kedua pemuda itu bernama Didik Suprianto (34) asal Loceret, Nganjuk dan Ridho Fauzi (25) yang tinggal di Perum Gunungsari Indah Blok B7 Surabaya. "Keempat pemuda ini terbukti patungan membeli sabu-sabu itu," tambahnya.
Sementara, Kanit Reskrim Polsek Tegalsari, Iptu Zainul Abidin mengemukakan, dari pemeriksaan keempat pemuda tersebut terungkap bahwa Yusvikar merupakan mantan pecandu narkoba yang baru saja menjalani rehabilitasi di Bogor. "Untuk penjualnya masih kami buru. Sebab mereka mengaku mendapat sabu itu dengan sistem ranjau," pungkas Abidin. nfir/jln

Berita Populer