Ternyata Minum Air Berlebihan Bisa Bikin Keracunan

SURABAYAPAGI.com - Mungkin Geng Sehat sudah bosan ya setiap kali diingatkan untuk minum air yang cukup. Ya, minum air yang cukup memang dibutuhkan tubuh agar tidak mengalami dehidrasi akibat berkeringat ataupun buang air kecil. Umumnya, setiap orang disarankan untuk memenuhi kebutuhan cairan hariannya dengan cara minum air minimal 8 gelas sehari atau sekitar 2 liter air. Meski begitu, aturan takaran ini tidak sepenuhnya bagi setiap orang. Ini karena kebutuhan cairan memang harus disesuaikan lagi dengan aktivitas, kondisi lingkungan, dan kondisi fisik seseorang.
Hmm, bagaimana jika seseorang justru kelebihan mengonsumsi cairan, ya? Apakah hal ini berpengaruh pada kondisi tubuh? Yuk, cari tahu selengkapnya berikut ini!
Dapat Menyebabkan Keracunan Minum air dalam jumlah yang sangat banyak dalam waktu yang singkat dapat membuat kadar sodium dalam darah turun sangat drastis. Kondisi ini dikenal dengan sebutan hiponatremia.
Jika tidak segera ditangani, kondisi ini bisa semakin parah dan menyebabkan tubuh keracunan air atau intoksikasi air, yang nantinya berakibat fatal.
“Seseorang dengan usia muda dan kondisi fisik yang sehat umumnya jarang mengalami hiponatremia, kecuali jika mereka minum air dalam jumlah lebih dari 1 liter sekaligus. Perlu diketahui, organ ginjal sebenarnya hanya bisa mengeluarkan air paling banyak sekitar setengah liter dalam 1 jam,” ujar Chris McStay, MD., dokter di Sekolah Kedokteran Universitas Colorado.
Kenapa Bisa Begitu? Meski dibutuhkan, pada kenyataannya tidak semua air yang diminum memiliki ion yang dibutuhkan tubuh. Ion ini nantinya akan keluar bersama keringat dalam bentuk garam.
Nah, apabila konsumsi air terlalu banyak tanpa disertai penambahan keseimbangan asupan garam, baik dari makanan atau minuman, maka konsentrasi garam dalam darah akan berkurang.
Konsentrasi garam dalam darah diperlukan tubuh untuk menjaga tekanan darah, kerja otot, dan saraf agar tetap bekerja normal. Selain itu, garam dalam darah memengaruhi kerja ginjal untuk mengatur penyimpanan air dan mencegah tubuh menyimpan air dalam jumlah yang terlalu banyak.
Konsentrasi garam yang normal berkisar antara 135-145 mmol/liter. Sedangkan konsumsi air yang terlalu banyak dapat mengurangi konsentrasi garam hingga sekitar 115-130 mmol/liter. Penurunan konsentrasi ini akan berpengaruh pula pada penurunan fungsi darah karena menjadi lebih cair.
Gejala Apa Saja yang Timbul? Gejala yang timbul saat seseorang terlalu bayak minum air sebenarnya hampir mirip dengan gejala ketika seseorang kelelahan atau kepanasan. Kondisi ini bermula akibat ginjal tidak bisa mengatur lagi jumlah air yang ada, akibat adanya ketidakseimbangan ion.
Air yang tidak dapat dikeluarkan kembali ini pada akhirnya kembali terserap dalam aliran darah dan membuat tubuh menyimpan air terlalu banyak. Air yang terlalu banyak dapat menyebabkan terjadinya pembesaran berbagai seluruh tubuh, sehingga mengganggu fungsi sel dalam tubuh.
Apabila pembesaran ini terjadi pada sel otak, maka akan menimbulkan tekanan dalam tulang tengkorak meningkat. Kondisi ini dapat menimbulkan sejumlah gejala, seperti sakit kepala, mual, dan muntah-muntah.
Jika tidak segera ditangani, gejala dapat berkembang menjadi penurunan fungsi kognitif, seperti merasa kebingungan, kesulitan berpikir, hingga mengalami disorientasi.
Dalam beberapa kasus yang serius, keracunan air juga dapat menyebabkan kram otot dan kesulitan bernapas, yang disertai dengan kegagalan fungsi otak.
Pembengkakan otak yang lebih serius juga dapat terjadi akibat sel menyimpan air dalam jumlah yang terlalu banyak. Ini dapat membuat seseorang mengalami kejang hingga meninggal.
Lalu, Bagaimana Memastikan Tubuh Cukup Cairan? Untuk memastikan tubuh tidak kelebihan cairan dan membuatnya keracunan, para ahli menyarankan untuk minum secukupnya setiap kali merasa haus. Selain itu, Kamu juga dapat mengetahui kecukupan cairan tubuh dengan cara melihat warna urine yang dikeluarkan.
Selain itu, hindari minum air dalam jumlah banyak dalam waktu yang singkat. Biasanya ini sering terjadi ketika Kamu baru saja berolahraga.
Kondisi fisik yang terlalu lelah setelah berolahraga membuat tubuh ingin mengonsumsi air dalam jumlah sebanyak-banyaknya. Nah, agar kondisi ini tidak terjadi, cobalah untuk minum air secukupnya saat 15-30 menit sebelum melakukan aktivitas fisik.
Wah, ternyata memang segala sesuatu yang berlebihan itu enggak baik ya Gengs untuk kesehatan, termasuk minum air. Jadi, selalu pastikan Kamu mengonsumsi air dengan jumlah yang secukupnya, ya!