Terror Molotov Di Pulogadung Jaktim, Dua Mobil Hancur

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Polisi masih menyelidiki aksi pelemparan molotov ke dua mobil di Pulogadung,Jakarta Timur (Jaktim). Polisi kini mengecek kamera pengawas (CCTV) yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Molotov ini adalah sebuah bom bakar yang terbuat dari botol yang diisi oleh bensin atau alkohol dan diberikan sumbu berupa tali atau kain. Bom ini hanya memberikan efek terbakar karena sebelum dilemparkan sumbu dibakar terlebih dahulu. Saat botol pecah setelah dilempar, api merambat dan menyebar karena penguapan bensin atau alkohol didalamnya. Daya sebar kobaran api bom ini sangat cepat dan relatif luas.

"Iya betul (mengecek CCTV). Kami masih mengumpulkan bahan informasi," kata Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Arie Ardian kepada wartawan, Kamis (13/3/2020).

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur, AKBP Hery Purnomo, mengatakan polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi. Polisi hingga kini telah memeriksa lima saksi.

Dikutip dari detikcom, "Sekitar lima orang lah," ujar Hery.

Hery mengatakan saksi yang diperiksa adalah orang-orang yang berada di sekitar lokasi kejadian. Selain itu juga mereka yang mengetahui kejadian tersebut.

"Saksi itu yang kita periksa pasti orang yang di TKP atau yang mengetahui kejadian itu pasti diperiksa," imbuh Hery.

Peristiwa pelemparan molotov itu terjadi pada Kamis (12/3) sekitar pukul 01.48 WIB dini hari, di Kayu Putih, Pulogadung, Jaktim. Kedua mobil BMW dan Mercedes-Benz terbakar di garasi rumah milik Ny H (78).

Kasiops Damkar Jaktim Gatot Sulaiman menyebutkan bahwa kebakaran terjadi akibat bom molotov. Hal ini didasarkan pada penemuan dua botol bir di dalam jok mobil.