Tertangkapnya Gilang Predator Fetish dan Kelanjutan Kasusnya

Polisi mendatangi Gilang di rumah tantenya. SP/ DECOM

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Cukup lama dicari, Gilang si predator fetish pocong ditemukan. Mantan mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) itu akhirnya ditangkap di Kalimantan.

Pemuda bernama lengkap Gilang Aprilian Nugraha Pratama (22) itu ditangkap di rumah tantenya di Jalan Cilik Riwut, Selat Dalam, Selat, Kapuas. Yang menangkap mantan mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Unair itu adalah tim dari Polrestabes Surabaya didampingi petugas dari Polres Kapuas.

Gilang ditangkap tanpa perlawanan. Ia juga kooperatif. Kepada polisi yang mendatanginya, Gilang mengakui semua perbuatannya.

"Orangnya (Gilang) kooperatif. Mengakui, secara lisan mengakui (perbuatannya)," ujar Kanit Resmob Polrestabes Surabaya Iptu Arief Rizky Wicaksana, Jumat (7/8/2020).

Dari Gilang, polisi menyita sebuah barang bukti berupa HP iPhone warna putih. "Saat ini yang bersangkutan tentunya sedang menuju perjalanan ke Surabaya. Untuk alat bukti tentu berkaitan dengan ITE pengunggahan, yaitu ada 1 device handphone milik terduga," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko.

Setelah ditangkap, Gilang langsung dibawa ke RSUD Kapuas untuk menjalani rapid test, dan hasilnya nonreaktif. Gilang pun segera diterbangkan ke Surabaya. Gilang ke Surabaya didampingi kuasa hukumnya. Setiba di Surabaya, Gilang langsung dibawa ke Polrestabes Surabaya untuk menjalani pemeriksaan. Kasus Gilang juga sedang digelarkan perkara untuk menentukan status hukumnya.

Gilang dicari polisi karena munculnya sejumlah orang yang mengaku menjadi korban di media sosial soal aksi fetish pocong yang diskenariokannya. Gilang diduga mendapat kepuasan seksual dari foto-video orang lain yang dibungkus kain jarik.   dsy3