Tetap Berkarya di Era New Normal

Hamid Nabhan, pelukis asal Surabaya

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pandemi Covid-19 yang sempat menghebohkan dunia termasuk Indonesia beberapa bulan terakhir berdampak pada semua aspek, salah satunya dalam bidang karya seni. Kini di era new normal, roda perekonomian dan industri perlahan mulai bergerak kembali.

Hamid Nabhan, budayawan asal Surabaya juga sebagai pelukis mengatakan, dalam era baru ini kita harus siap menghadapi segala kemungkinan. Namun tetap berhati-hati. "Yaa.. walaupun sesiap apapun,  penting bagi kita tetap waspada dalam menjaga jarak, kebersihan dan lainnya. Karena pandemi ini belum dinyatakan benar-benar berakhir," ujarnya.

Selain terkenal akan lukisan-lukisannya, Hamid juga membuat karya lain seperti kumpulan qoute, puisi, maupun cerpen. Bahkan selama masa pandemi, ia justru menuangkan masalah wabah tersebut dalam sebuah karyanya. "Ini menarik ya.. wabah covid-19 yang melanda negara kita ini, justru saya tuangkan dalam sebuah cerita berjudul sang badut dan penyair. Di dalamnya penuh dengan sindiran-sindiran masalah sosial," imbuhnya.

Seperti yang kita tahu, saat pandemi melanda, banyak pihak menganggap hal itu sangat merugikan, berujung pada kebiasaan baru yakni bekerja dari rumah (WFH) yang dirasa kurang maksimal. Tetapi bagi Hamid Nabhan, itu adalah hal menarik, ia mengambil sisi positifnya yakni memiliki banyak waktu untuk berkarya.

"Pandemi membuat saya mempunyai banyak waktu yang bisa digunakan untuk berkarya, baik tulisan maupun lukisan. Ya diambil hikmahnya sajalah  dari kejadian ini. Dan dimasa New Normal ini, saya tetap fokus pada pembuatan buku, terus belajar memperdalam goresan sehingga akan ada peningkatan pada karya-karya yang saya buat," ujarnya menambahkan.

Era new normal mau tak mau, membuat masyarakat merubah kebiasaan, contohnya saja acara seminar, meeting, launching produk dan lainnya dilakukan secara virtual. Semua itu demi menekan penyebaran virus Covid-19. Hal yang sama dirasakan oleh Hamid, semenjak pandemi, banyak hal tertunda misalnya mengadakan pameran lukisan. Ia mengatakan dalam kondisi seperti sekarang tidaklah mungkin kita mengadakan event kecuali pameran secara virtual.

"Kalau untuk pameran secara langsung saya tunda dan dipersiapkan bila pandemi ini sudah berakhir," pungkasnya.indra