Tikor Nyatakan, Beras BPNT untuk Kecamatan Rengel sesuai Standar Kuali

Pemeriksaan beras komoditi BPNT di pendopo kantor kecamatan Rengel.

SURABAYAPAGI.COM, Tuban - Tim Koordinasi (Tikor) Kabupaten Tuban melakukan monitoring distribusi beras komoditi bantuan sosial pangan non tunai (BPNT) di Kecamatan Rengel, Kamis (14/01/2021).

Dalam monitoring tersebut, hadir Plt. Kepala Dinas Sosial pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak (Dinsos P3A) Kabupaten Tuban, Joko Sarwono, Kasat Binmas Polres Tuban, AKP Ali Kantha, didampingi Forkopimca Kecamatan Rengel, TKSK dan ketua paguyuban agen kecamatan setempat.

Sesaat setelah memberikan kalimat pengantar, Joko Sarwono, kemudian memeriksa sak beras premium kemasan 15 kilogram yang tersuguh didepanya.

Pemeriksaan tersebut meliputi beberapa kriteria diantaranya, bentuk beras, warna dan bau beras, serta memastikan berapa banyak pecahan beras.

Hasilnya, disepakati semua pihak yang menyaksikan, bahwa beras premium tersebut, layak disalurkan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di wilayah Kecamatan Rengel karena telah memenuhi semua unsur yang tercantum dalam regulasi.

"Beras bagus, supplier lain bisa mencontoh kualitas beras ini," ungkap Joko.

Dijelaskan oleh pejabat asisten pemerintahan sekda Kabupaten Tuban itu, prosedur yang dijalankan dalam penyaluran BPNT, memanglah bertujuan untuk memperketat pengawasan dan kemudahan kontrol terhadap mutu komoditi.

Di kesempatan itu pula, dimanfaatkan Joko dengan memberi himbauan pada semua pihak yang terlibat dalam penyaluran BPNT, agar mengawal komiditi BPNT hingga tersampai ke tangan KPM. Baik itu Forkopimca maupun TKSK Kecamatan Rengel, diminta memantau distribusi serta memastikan semua komoditi, utamanya beras, sesuai dengan standart kualitasnya.

"Saya meminta pada Forkopimca dan semua pihak yang terkait, untuk mengawal distribusi beras BPNT hingga ke tangan KPM," ungkapnya. Setelah pemeriksaan beras berlangsung, Tenaga kesejahteraan sosial kecamatan (TKSK) Rengel, Masyhar, membeber berapa banyak jumlah KPM di wilayah tugasnya yang bakal menerima BPNT di bulan Januari tahun 2021 ini.

Sebanyak 5105 KPM, dengan tersebar di 19 desa se Kecamatan Rengel, dipastikan akan menerima 70% karbohidrat komoditi BPNT berbentuk beras premium seberat 15 kilogram, yang setelahnya, akan disusul oleh komoditi lain seperti telur atau daging ayam, tahu dan tempe.

"Sejumlah 5105 KPM se Kecamatan Rengel, nanti akan menerima komoditi BPNT berupa beras premium, telur serta tahu dan tempe," ujarnya. Sementara itu, ketua paguyuban agen BPNT Kecamatan Rengel, Sujarwo, mengatakan, dari total 24 agen se Kecamatannya, semuanya selalu berupaya mengikuti prosedur yang sudah ditetapkan oleh Dinsos dan pelaksana BPNT.

Diantaranya, kesediaan menandatangani Berita acara serah terima, ikut memberi laporan saat ditemukan komoditas beras yang mereka terima dari Supplier, tidak memenuhi standar kualitas.

Begitupun juga, selalu turut terlibat dalam berlangsungnya distriubusi BPNT serta terjaminya komoditas sehingga masyarakat tidak terbebani.

"Kami berupaya menjalankan fungsi kami seesuai prosedur, sehingga pelayanan KPM bisa dimaksimalkan dan hak KPM terjamin," tandas Jarwo. her