•   Minggu, 8 Desember 2019
SGML

Tingkatkan Kesejahteraan Anggota, PWI Demak Miliki Unit Usaha

( words)
Jurnalis yang tergabung PWI Lamongan berpose bersama pengurus PWI Kabupaten Demak Jateng. FOTO:SP/MUHAJIRIN KASRUN


SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Jurnalis yang tergabung di Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Demak Jawa Tengah, teryata punya aktivitas sampingan, selain tetap fokus dalam pekerjaan utamanya dalam menyampaikan kabar berita. PWI di daerah penyangga Semarang Jawa Tengah ini memiliki beberapa unit usaha yang sampai saat ini terus berjalan.

Usaha yang dirintis untuk menghidupkan organisasi dan kesejahteraan wartawan itu, seperti disampaikan oleh Hasan Hamid ketua PWI Kabupaten Demak, adalah usaha jasa dan barang yang sifatnya tidak sampai menggangu aktivitas pokok sebagai wartawan.

"Kita di PWI Demak aktivitas tentunya sama dengan teman-teman PWI di Lamongan, menjalankan tugas sehari-hari sebagai wartawan, juga organisasi ini kerap menggelar berbagai kegiatan peningkatan SDM wartawan dan kegiatan sosial," terang Hasan panggilan akrab Hasan Hamid saat menerima rombongan study banding PWI Kabupaten Lamongan di kantornya, Sabtu (23/3/2019).

Tapi ada kegiatan lain lanjutnya, yang juga tidak kalah penting yakni mengumpulkan pundi-pundi rupiah dari unit usaha, mulai dari jualan air mineral sebagai distributor, Koperasi, percetakan buku-buku sekolah dan pemerintahan, hingga kerja sama dengan berbagai instansi untuk menggelar berbagai event. "Modalnya dari iuran anggota, dan semuanya dapat restu dari PWI Jateng," akunya.

Disebutkan olehnya unit usaha seperti air mineral, PWI sebagai distributor tunggal, dan untuk memasarkan kerja sama dengan berbagai pihak, bahkan hasil nya juga sebagian diinfaqkan ke ormas Nahdlatul Ulama (NU) karena mayoritas masyarakat Demak NU.

Selain itu ada unit usaha lain kata Hasan, yakni pengadaan buku kerja sama dengan DPRD, dan hampir semua OPD ditangani oleh PWI. "Alhamdulillah sudah semua OPD kerja sama dengan PWI, ya kita tlateni ini semua karena untuk organisasi dan teman-teman wartawan," terangnya.

Bahkan di luar OPD, PWI Demak juga kerja sama untuk pembuatan patokisasi dalam program sertifikat kerja sama dengan BPN bagi penerima Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) ."Kita hanya menyambungkan yang mengerjakan pihak ketiga, yang membayar warga penerima program PTSL melalui panitia desa (Kades/Lurah), karena BPN tahun ini tidak diperbolehkan jual patok, dan diserahkan kepada siapa saja yang mau alias bebas, maka PWI Demak memainkan peluang tersebut," akunya.

Pihaknya juga selalu menjaga hubungan dengan stakholder, bahkan sangking baiknya hubungan PWI Demak sangat diperhitungkan oleh semua pihak, dalam hal kebijakan dan pembangunan. "Sumbangsih yang kita berikan untuk daerah banyak, bagaimana PWI bisa terus bersinergi dalam hal positif, sehingga semuanya merasa nyaman," katanya.

Bahkan sangking baiknya menjaga hubungan dan sinergi, Polres Demak dalam satu tahun memberangkatkan ibadah umroh ke Mekkah. "Alhamdulillah tahu ini PWI diberangkatkan umroh oleh Kapolres, ada 12 wartawan," kata Hasan.

Sementara itu, ketua PWI Lamongan Bachtiar Febrianto dalam kesempatan itu mengatakan, cukup banyak ilmu dan pengalaman yang didapat saat study banding ke PWI Demak. "Tentu ngangsu kaweruh ini di luar ekspektasi saya, sudah banyak sekali yang dilakukan oleh PWI Demak, tidak sekedar menulis tapi punya unit usaha yang bisa menjadi inspirasi kita," pungkasnya. jir

Berita Populer