•   Jumat, 15 November 2019
Malang

Transportasi Malang-Batu, Butuh Kereta Gantung

( words)
Wagub Jawa Timur Emil Dardak hadiri acara "Young Impactful Spirit Days" di Pemkot Batu. (Foto: SP/IST)


SURABAYAPAGI.com - Perkembangan pariwisata di Kota Batu yang tumbuh pesat, membuat pengembangan transportasi terpadu harus segera direalisasikan. Sebagai kota wisata, Batu butuh sistem transportasi terpadu yang terhubung dengan wilayah Malang.
Emil Elestianto Dardak Wakil Gubernur Jawa Timur mengatakan, perlu ada alternatif solusi bagi mobilitas wisatawan ke Kota Batu. Salah satu yang dia usulkan adalah kereta gantung atau cable car bagi pengunjung dari Malang dan sekitarnya.
Alternatif moda transportasi ini, menurutnya, bisa mewujudkan diversifikasi (penganekaragaman) pariwisata di Kota Batu selain menambah tempat wisata bertema agro. Dia mengatakan, diversifikasi ini perlu dilakukan selain kreativitas.
"Kita perlu mendesain bahwa wisatawan ke sini tidak hanya menggunakan mobil pribadi, perlu ada alternatif dan shuttle yang disiapkan untuk mengangkut penumpang," ujar Emil di Balaikota Among Tani, Kota Batu.
Secara umum, Emil mengapresiasi upaya Wali Kota Batu atas perkembangan pariwisata di wilayah itu. Dia juga mengakui, dirinya dan keluarga cukup sering menghabiskan waktu untuk berwisata ke Kota Batu.
Di Kota Batu, Emil membuka kegiatan bertajuk "Young Impactful Spirit Days" di Balaikota Among Tani, Kota Batu yang dihadiri Dewanti Rumpoko Wali Kota Batu dan jajaran Muspida Kota Batu serta anggota Junior Chamber International (JCI).
Dia mengajak para profesional dan wirausaha muda anggota JCI agar turut menyukseskan program Millennial Incubation for Entrepreneurship & Innovation (MILEA) di Kota Batu.
MILEA adalah program rintisan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur di masa 99 hari pertama yang menyasar generasi millenial untuk menghadapi tantangan dalam dunia usaha dan dunia kerja di era revolusi industri 4.0.
Salah satu sub program Milea adalah Milenial Job Center (MJC) yang mana pemerintah akan menghadirkan mentor-mentor profesional untuk membimbing dan melatih generasi muda yang berminat terjun dalam profesi-profesi millenial.
"Saya pikir Kota Batu merupakan tempat yang tepat untuk pelaksanaan kegiatan ini, karena merupakan kota yang sangat inspiratif," ujarnya.
Dia berharap terbangunnya ekosistem kreatif di Kota Batu semakin meningkatkan perekonomian di kota yang pariwisatanya telah menjadi satu dari beberapa lokasi wisata unggulan di Jawa Timur.

Berita Populer