•   Selasa, 22 Oktober 2019
Ekonomi China

Trump akan Bertindak Lebih Keras Jika China seperti Ini

( words)
Ilustrasi perang dagang SP/Kmps


SURABAYAPAGI.com - Rencana perundingan selanjutnya masih belum menemui tanggal mainnya. Hingga kini China dan AS masih sibuk menentukan tanggalnya. Namun, disela-sela kesibukan itu. AS mengeluarkan peringatan jika perundingan selanjutnya terlalu lama maka Trump akan beriskap “lebih keras”.

Hal itu membuat kekhawatiran pasar menambah bahwa perseteruan kedua negara akan memicu resesi Amerika Serikat.

Pasalnya, Kedua negara dengan ekonomi terbesar di dunia itu saling memberlakukan tarif baru satu sama lain mulai Minggu. Perang tarif tersebut telah meresahkan pasar keuangan dan memunculkan resesi global.

Perunding AS dan China akan bertemu langsung di Washington bulan ini, tetapi belum ada tanggal yang ditentukan.

Serta Trump menekan China agar melakukan kesepakatan dagang sebelum pemilihan presiden AS pada November 2020 atau menghadapi negosiasi yang lebih berat jika ia kembali terpilih sebagai presiden.

"Pikirkan apa yang terjadi pada China ketika saya menang," kata Trump di akun Twitter-nya pada hari Selasa (3/9/2019). "Kesepakatan akan jauh lebih sulit!"

Trump mengatakan dalam tweet-nya bahwa AS telah sangat baik dalam negosiasi kami dengan China, tanpa memberikan rincian apa pun. Dia mengatakan dia yakin China akan senang berurusan dengan pemerintahan baru.

Tweet itu muncul saat pejabat China dan AS berjuang untuk menyepakati jadwal pertemuan yang direncanakan bulan ini setelah Washington menolak permintaan Beijing untuk menunda kenaikan tarif yang berlaku awal bulan ini.

Meskipun ada upaya oleh Trump untuk menenangkan pasar keuangan dan menggambarkan pembicaraan telah membuat kemajuan, dua kekuatan ekonomi terbesar di dunia ini belum menyepakati persyaratan dasar dengan ketidakpercayaan di kedua sisi masih membayangi.

Berita Populer