•   Kamis, 27 Februari 2020
Internasional

Trump Berharap Pangeran Harry-Tunangannya Bahagia

( words)
Pangeran Harry dan kekasihnya, artis peran Meghan Markle


Dalam wawancara dengan ITV News di Inggris yang akan disiarkan pada Minggu (28/1), wartawan veteran asal Inggris, Piers Morgan, mengatakan kepada Presiden Amerika Serikat, Donald Trump tentang Meghan Markle yang merupakan pendukung Hillary Clinton dalam pemilihan presiden 2016 dan telah menyebut Trump sebagai tokoh yang memecah belah. LONDON, Wyne Smith.
Trump berharap pangeran Harry dan tunangannya, aktris asal AS Meghan Markle, hidup bahagia, kendati dia belum tahu apakah akan menjadi salah satu tamu dalam pernikahan mereka pada Mei 2018. Selama wawancara dengan Morgan, Trump mengalihkan pertanyaan mengenai kemungkinan dia menghadiri pesta pernikahan Harry-Markle atau tidak. Dia menjawabnya dengan ucapan harapan kepada pasangan di kerajaan Inggris itu.
"Baiklah, saya masih berharap mereka bahagia," kata Trump.
Wawancara tersebut dilakukan pada Kamis (25/1), saat kunjungan Trump ke Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss. Daftar tamu untuk pernikahan Pangeran Harry, urutan kelima pewaris tahta Inggris, dan Markle pada 19 Mei 2018 di Kastil Windsor memang belum diumumkan.
Tim media pangeran juga menyatakan undangan belum dikirim kepada para tamu, sehingga belum jelas mengenai daftar final tamu yang diundang. Sementara, media di Inggris telah penuh dengan spekulasi bahwa Harry mungkin akan mengundang mantan presiden AS Barack Obama dan mencampakkan Trump.
Harry dan Obama juga pernah bertemu dalam beberapa kesempatan, seperti dalam wawancara langka tahun lalu yang disiarkan BBC.
Surat kabar Inggris, Sun, pada Desember tahun lalu, melaporkan, pejabat pemerintah Inggris mendesak Pangeran Harry agar tidak mengundang Obama ke pernikahannya karena bisa memicu kegusaran Trump. 03

Berita Populer