•   Minggu, 5 April 2020
Korban Ketidak Adilan

Tuntut Haknya, Ratusan Driver Go-Jek Serbu Kantor Go-Jek Mojokerto

( words)
ratusan driver Go-Jek lakukan orasi didepan kantor Go-Jek Mojokerto untuk menuntut haknya


SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto -Kantor GO-JEK Mojokerto diserbu ratusan driver online Mojokerto yang tergabung dalam Driver Online Mojokerto (DOM) pada selasa (26/11) pagi. Adapun alasannya, Mereka menuntut hak terkait bonus.

Ratusan DOM mendatangi kantor GO-JEK tepat di depan Terminal Kertajaya Kota Mojokerto. Ratusan mobil milik para driver online di parkir di halaman terminal terbesar di Kota Mojokerto, sementara para driver online langsung menggelar aksi di depan kantor GO-JEK Mojokerto di Jalan Raya Jabon, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto.

Massa membawa poster dan banner berbagai ukuran dengan tulisan berupa tuntutan. Diantaranya, ‘Menurutmu adil kah??? Buka’en motoku 74.800 untuk PT GI vs 48.200 untuk Mitra’, ‘Tanpa Kami Gocar = nol’, ‘Tolong Pikirkan/Cari Solusi (katanya kami Mitra mu), cukupkan 48.200 untuk sehari’.

Adapun tuntutan yang diminta oleh driver online adalah sebagai berikut, mereka menuntut agar rasionalisasi insentif poin yang manusiawi karena saat ini insentif 65k poin 17, ganti manajemen GO-JEK Indonesia Cabang Mojokerto, perluas area operasional, amnesti dan buka akun yang tersuspend dan kenaikan tarif.

Di hadapan petugas keamanan yang berjaga, perwakilan massa menyampaikan aspirasinya. “Kami kesini menuntut aksi, layakkah kantor GO-JEK di Mojokerto? Tujuh hari kita berikan waktu, kita tidak bekerja. Kita tidak kerja, tidak bayaran, tidak makan,” ungkapnya, Selasa (26/11/2019).

Dalam orasinya, lebih dari 300 driver online tidak bekerja karena hak para driver online diambil Rp200 ribu per hari. Sehingga aksi tersebut dilakukan oleh ratusan driver online ke kantor GO-JEK Mojokerto untuk meminta keadilan dan kesejahteraan para driver online.

“Yang bawa motor, bonusnya Rp80 ribu. Yang bawa mobil, bonusnya Rp65 ribu per 17. Kita disini hanya menuntut hak, kita disini bukan membuat kerusuhan. Jika tuntutan kita tidak dipenuhi, kantor GO-JEK akan kita tutup. BBM Rp75 ribu per hari, bonus saja tidak cukup. Kita menuntut hak, kembalikan intensif kami, kembalikan hak kami,” tegasnya.

Sebanyak 10 orang perwakilan driver online diterima manajemen GO-JEK Mojokerto. Sementara ratusan driver online yang ikut dalam aksi tersebut masih melakukan sholat jenazah di depan kantor GO-JEK Mojokerto sembari menunggu hasil pertemuan perwakilan dengan manajemen GO-JEK Mojokerto.

Berita Populer