•   Minggu, 5 April 2020
KONI Jatim

Untuk Raih Berprestasi, KONI Kediri Gelar Puslatkot Sampai 3 Tahun

( words)
Pengurus KONI Kabupaten Lamongan dan Kota Kediri saat berpose bersama. FOTO:SP/MUHAJIRIN KASRUN


SURABAYA PAGI, Lamongan - Prestasi KONI Kediri dalam mengantarkan para atlet di berbagai ajang kejuaraan, patut diapresiasi, bahkan karena program yang dijalankan teratur, terstruktur dan terukur, KONI Kota Kediri tergolong sangat sukses.

Terbaru, KONI Kota Kediri menjadi jawara ke dua dalam Pekan Olaharaga Provinsi (Porprov) Jatim belum lama ini yang digelar di Lamongan, Gresik, Tuban dan Bojonegoro.

Teryata untuk menjadi yang kedua setelah Surabaya, KONI Kota Kediri jauh-jauh sudah mempersiapkan atletnya dengan matang, seperti saat persiapan Porprov 2019 lalu.

"Tiga tahun sebelumnya kami menggelar Puslatkot, dimana setiap Minggu atlet berlatih selama 5 hari, begitu seterusnya sampai tiga tahun," kata Maria Karangora Ketua KONI Kota Kediri, saat menerima kunjungan pengurus KONI Kabupaten Lamongan dalam study banding kemarin.

Disebutkan oleh Maria, Puslatkot yang panjang itu memang disiapkan oleh KONI , agar atlet dan pelatih bisa mengukur kemampuannya sebelum bertanding. Karena hal itu sangat penting, karena prestasi tidak bisa dikejar dengan persiapan yang pendek apalagi instans.

"Jadi hasil Puslatkot itu sangat bermanfaat, akhirnya kemampuan atlet juga ikut bertambah, dan pelatihpun akhirnya bisa mengukur dalam tanding nantinya bisa meraih emas atau tidak," terang Maria dihadapan tidak kurang 25 pengurus KONI Lamongan yang juga diikuti oleh cabor-cabor.

Karuan saja dengan persiapan yang jauh dan matang itu, atlet dari Kota Kediri sudah bisa mengitung berapa medali emas yang didapat, yakni targetnya 60 emas, dan target itu terpenuhi, karena memang sudah mengetahui kekuatan atletnya dan kekuatan lawannya.

Bahkan faktanya seperti itu, atlet dari Kota Kediri sulit dikalahkan dalam berbagai pertandingan, dan akhirnya keluar sebagai juara kedua dalam Porprov Jatim 2019, dengan perolehan medali emas sebanyak 60, Perak 44 dan perunggu 49 medali, atau sebanyak 377 poin.

Sedangkan kontigen Lamongan sebagai tuan rumah, harus puas berada di posisi ke 9, dengan mendapatkan 13 emas, 17 perak dengan 16 perunggu atau 102 poin.

Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Lamongan Djanadi dalam kesempatan itu menyampaikan rasa terima kasihnya kepada KONI Kota Kediri, yang sudah banyak memberikan pengalaman nya dalam mengelola atlet untuk bebagai ajang kejuaraan.

Tentu study banding ini kata Djanadi, diharapkan bisa menjadi bekal KONI Lamongan untuk menyiapkan para atlet dalam Porprov Jatim mendatang, dengan persiapan yang lebih baik dan matang, tentunya juga harus berprestasi untuk terus menyodok ke papan atas perolehan medali sebelumnya.

"Kami memilih KONI Kota Kediri untuk study banding sudah tepat, kami banyak mendapatkan ilmu dan pengelaman untuk menyiapkan para atlet dengan program jangka panjang bukan lagi dipersiapkan secara instans," ungkapnya.jir

Berita Populer