•   Minggu, 17 November 2019
Ekonomi Global

Usai dengan China, Kini Giliran AS Versus Eropa

( words)
Saat Presiden Donald Trump berpidato SP/cnbc


SURABAYAPAGI.com - Menurunnya prang dagang AS dan China tak menjadikan ketegangan perdagangan dunia juga mereda. Kali ini,Perang dagang sepertinya merambat antara AS dan wilayah lain, yakni Uni Eropa (UE).

Sama seperti AS dan China dulu, bertikai dengan Eropa membuat AS akan menaikkan tarif pada produk UE di 18 Oktober nanti. Yakni 10% pada pesawat dan 25% pada industri lain serta pertanian Eropa.

Hal itu didorong setelah AS menang di World Trade Organization (WTO)/Organisasi Perdagangan Dunia, menurut pejabat senior dari Kantor Perwakilan Perdagangan AS.

Melansir Reuters, Kantor Perwakilan Dagang AS merilis daftar ratusan produk Eropa yang akan dikenakan tarif baru, termasuk kue, daging asap, mentega dan yogurt. Akan tetapi, dalam banyak kasus, tarif ini hanya diterapkan pada beberapa negara Uni Eropa saja, termasuk suku cadang kamera dan selimut dari Jerman yang diproduksi di Inggris.

Daftar ini juga termasuk sweater, pullover, barang kasmir dan pakaian wol buatan Inggris, serta minyak zaitun dari Prancis dan Spanyol, sosis babi yang diproduksi Uni Eropa dan produk daging babi lainnya selain ham, dan kopi Jerman.

Ada juga beberapa makanan Italia seperti Parmesan Reggiano, Romano dan keju provolone, buah-buahan, kerang dan yogurt. Tarif baru juga akan dikenakan untuk produk spareparts kamera Jerman dan Inggris, oven microwave industri, buku cetak, biskuit manis dan wafel.

Tarif baru akan mulai diberlakukan pada 18 Oktober.

Akan tetapi, sejumlah produk mendapatkan keringanan berupa penangguhan tarif. Produk tersebut antara lain cokelat, greek, minyak zaitun, helikopter, ikan beku, lobster, anggur bersoda, gelas tangkai dan ubin.

Berita Populer