•   Jumat, 3 April 2020
Ekonomi NKRI

Wadahi Kaum Muda Kreatif

( words)
Wakil Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Emil Elestianto Dardak, M.Sc beserta Ketua Dekranasda, Arumi Bachsin juga turut hadir dan membuka acara DIY Festival, kemarin.


Do It Yourself Festival

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - SUBstitute Makerspace menyelenggarakan acara bertajuk DIY(Do-it-yourself) Festival 2020 dengan tema Crafting Sustainability. DIY Festival merupakan salah satu program SUBstitute Makerspace sebagai bentuk dukungan terhadap program Developing Inclusive and Creative Economies (DICE).

DIY Festival 2020 diselenggarakan pada tanggal 8-9 Februari 2020 di Surabaya Townsquare (SUTOS). DIY Festival memiliki beragam agenda acara seperti serangkaian lokakarya/kelas-kelas oleh para pelaku industri kreatif, perusahaan-perusahaan yang menjadi sponsor, dan artisan sebagai salah satu wadah untuk membagi pengetahuan dalam membuat suatu produk.

Wakil Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Emil Elestianto Dardak, M.Sc beserta Ketua Dekranasda, Arumi Bachsin juga turut hadir dan membuka acara DIY Festival 2020. Dia turut bangga dan senang lantasan banyak komunitas dan anak muda yang melakukan kerja kreatif dan berusaha mendukung penciptaan lapangan kerja secara mandiri.

“Ada komutinas yang luar biasa di balik DIY Festival 2020 ini, jadi membangkitkan semangat dari masyarakat kita untuk menekuni lagi hal-hal yang berkaitan dengan karya-karya kreatif. Orang bilang pertukangan, tapi sebetulnya memang betul dan sangat penting. Ada hal-hal yang semakin kita mengapresiasi, itu akan memunculkan dua hal penting. Pertama, warga yang berbakat untuk mengaktualisasikan hal tersebut untuk keperluan sendiri atau keperluan komunitas atau komersial. Kedua ialah meningkatkan apresiasi kita, bahwa ada karya-karya yang dibuatnya sulit dan nilai ekonominya bisa diapresiasi oleh masyarakat,” jelas Wakil Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Emil Elestianto Dardak, M.Sc kepada awak media.

Kemudian ada kompetisi laminasi HPL, Makers hub - ruang pameran bagi mereka yang bergerak di bidang industri kreatif, bisa dalam bidang robotik, furnitur, fashion, board game, aplikasi, motor custom atau bisa juga sabun olahan sendiri. Kemudian ada serangkaian Talkshow yang menghadirkan berbagai narasumber yang tentunya berkaitan dengan industri kreatif. Selain itu ada Action Sunday dari SUTOS, Maker’s market, Kumpul komunitas, f&b market, pameran kampus dan Bands performance.

Ratu Fitri selaku Director SUBStitute Makerspace kemudian memaparkan DIY Festival 2020. “Kami melihat bahwa masyarakat kita memiliki sifat konsumtif, hal ini terlihat bila ada bazzar apapun. Kami kemudian mencoba mencari cara agar para pengunjung tidak konsumtif lagi, tetapi kami mengajak mereka untuk turut membuat. Dalam acara ini ada 20 workshop yang bisa di ikuti oleh para pengunjung selama dua hari, dengan tujuan mendukung pembentukan dan pertumbuhan budaya bikin sendiri, pembelajaran melalui pengalaman, dan bereksperimen tanpa ketakutan untuk gagal,” ujarnya.byta

Berita Populer