•   Selasa, 22 Oktober 2019
SGML

Wajah Baru Kampung Kemasan dengan Tembok Damar Kurung

( words)


SURABAYAPAGI.com, Gresik - Kampung Kemasan sebagai salah satu wisata kota tua di Gresik, memiliki pesona yang tak tergerus oleh jaman. Selain sejarahnya, Kemasan juga memiliki daya tarik dari ciri khas bangunan jaman dahulu yang masih terjaga.

Kampung Kemasan berada di pusat kota Gresik, tepatnya di Jl. Nyai Ajeng Arem-Arem Kelurahan Pekelingan. Bentuk bangunan yang berasal dari perpaduan etnis Cina dan Arabyang didominasi warna putih, merah dan emas.
Selain itu, uniknya Kampung Kemasan ini karena hanya di huni oleh satu keluarga H. Oemar bin Ahmad, pedagang kulit yang terkenal sekitar tahun 1855. Sarat akan sejarah, oleh karena itu Kampung Kemasan masih terus dirawat dan dijaga.
Sedikit berbeda dengan lingkungan sekitarnya. Meskipun Kampung Kemasan sudah menjadi destinasi sejarah kota Gresik, masih terdapat beberapa bagian yang terbengkalai. Seperti tembok yang berada di sekitar Kampung Kemasan.
Dianggap bukan bagian dari rumah sejarah, oleh karena itu tembok- tembok tersebut dibiarkan tak terurus.
Melihat hal tersebut, Mahasiswa Ilmu Komunikasi (Ilkom) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) bekerjasama dengan Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Pekelingan Sejahtera merubah tembok yang usang menjadi media edukasi.
Tembok- tembok tersebut dihias dengan pola khas Damar Kurung yang menjadi identitas kota Gresik juga.
“Edukasi sejarah terkait Kampung Kemasan sangatlah minim selama ini, maka dari itu kami menggunakan media mural tembok dengan pola khas Damar Kurung yang mengisahkan sejarah Kampung Kemasan,” ungkap Alifia Setya mahasiswa Ilkom UMM.
Bukan hanya sebagai media edukasi, tembok Damar kurung juga diharapkan mampu meningkatkan daya tarik di kawasan Kampung Kemasan.
“Kami merasa bersyukur dengan kedatangan Mahasiswa Ilmu Komunikasi yang mau membantu membangun Kelurahan Pekelingan, sehingga akan semakin banyak wisatawan yang berkunjung dan mengenal Kampung Kemasan” ujar Muslik Kepala Kelurahan Pekelingan.
Dengan adanya inovasi dari Mahasiswa Ilmu Komunikasi diharapkan warga mampu menciptakan inovasi-inovasi yang lebih menarik untuk kelurahan Pekelingan.

Berita Populer