•   Senin, 17 Februari 2020
SGML

Walikota Prihatin, Angka Kemiskinan Kota Capai 6.485 Jiwa

( words)
Walikota Mojokerto, Ika Puspitasari didampingi Kepala Dinsos Kota, Sri Mujiwati saat acara peringatan HKN 2018. FOTO : SMG/Dwy Agus Susanti


SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Walikota Mojokerto, Ika Puspitasari prihatin dengan permasalahan sosial kompleks yang terjadi di Kota Mojokerto.
Pasalnya, dari verivali Dinas Sosial Kota Mojokerto tahun 2017 lalu, jumlah Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) masih tinggi, yakni sebesar 9.775 jiwa. Dan keluarga miskin tercatat 6.485 jiwa.
"Segala permasalahan tersebur membutuhkan perhatian khusus dari pemerintah dan berbagai pihak," ungkap Walikota dalam sambutan acara resepsi Hari Kesetiakawann Nasional (HKN) di Gedung Astoria, Jalan Empunala, Kota Mojokerto, Kamis (12/12).
Walikota mengatakan, tanpa adanya rasa kesetiakawanan dan solodaritas dari semua pihak yang berkompeten dalam program pemberdayaan masyarakat, maka upaya percepatan penanggulangan kemiskinan mustahil terwujud.
"Karenanya pada kesempatan yang baik ini, saya mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat Kota Mojokerto untuk merapatkan barisan. Ini untuk memperkuat kesetiakawanan sosial guna memajukan kesejahteraan masyarakat," imbaunya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Mojokerto, Sri Mujiwati mengatakan tujuan digelarnya acara ini untuk mewujudkan tata kehidupan fan penghidupan masyarakat yang dilandasi oleh keswtiakawanan sosial. "Ini juga untuk menciptakan kondisi sosial yang menjamin kesetiakawanan sosial dan mampu menjadi pilar dasar dalam mewujudkan Kota Mojokerto yang sejahtera," terangnya.
Muji juga menambahkan, selain menggelar resepsi, HKN Kota Mojokerto juga diperingati dengan menggelar acara ’One day One care’. "Acara itu berupa bhakti sosial donor darah yang bekerjasama dengan PMI Kota Mojokerto pada Jumat lalu di Dinsos Kota dengan peserta sebanyak 150 pendono," jelasnya.
Sekedar informasi, acara resepsi HKN 2018 diikuti puluhan peserta dari Kecamatan, Kelurahan, Karang Taruna, Pekerja Sosial Masyarakat, Komda Lansia, Tagana, operator dan pendamping PKH serta surveyor data dan fasilitator SLRT, persatuan penyandang disabilitas serta pengurus e-Warong.
Selain Walikota, juga hadir Wakil Walikota Mojokerto, Achmad Rizal Zakaria dan Sekretaris Daerah Kota Mojokerto, Harlistyati. dw

Berita Populer