Warga Gresik Terpapar Covid-19 Tembus 3.000 Orang

Ilustrasi

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Warga Kabupaten Gresik yang terpapar coronavirus atau Covid-19 tembus angka 3.000 orang. Bahkan pada hari ini, Kamis (17/9) dilaporkan oleh satgas Covid-19 jumlahnya sudah mencapai 3.004 orang.

Meskipun begitu pasien yang dinyatakan sembuh masih lebih banyak jumlahnya ketimbang pasien yang terpapar. Sehingga wilayah Kabupaten Gresik sampai saat ini masih bertahan sebagai zona oranye.

Seperti dilaporkan pada hari ini oleh Kabaghumas dan Protokol Setkab Gresik AM Reza Pahlevi, menyebutkan ada 15 warga Gresik terjangkit oleh virus berbahaya tersebut.

"Namun pasien sembuh juga cukup banyak jumlahnya, yakni sebanyak 25 orang," ungkap Reza dalam pers rilisnya kepada awak media, Kamis petang (17/9) tadi.

Selengkapnya daftar 25 pasien sembuh per 17 September sesuai domisilinya:

Kecamatan Balongpanggang 2 orang dari Desa Balongpanggang dan Klotok;

Kecamatan Bungah 3 orang dari Desa Bungah 1, Bedanten 1, Indrodelik 1;

Kecamatan Driyorejo 1 orang dari Desa Banjaran;

Kecamatan Gresik 1 orang dari Kelurahan Sidokumpul;

Kecamatan Kebomas 7 orang dari Desa Dahanrejo 1, Kedanyang 3, Kelurahan Sidomoro 2, Sidomukti 1;

Kecamatan Manyar 10 orang dari Desa Betoyokauman 1, Manyarejo 1, Peganden 2, Pongangan 1, Suci 2, Sukomulyo 2, Yosowilangon 1;

Kecamatan Menganti 1 orang dari Desa Domas.

Sementara daftar 15 pasien konfirmasi positif per 17 September sesuai domisilinya:

Kecamatan Driyorejo 4 orang dari Desa Bambe 2, Tanjungan 1, Mojosarirejo 1;

Kecamatan Dukun 1 orang dari Desa Sawo;

Kecamatan Gresik 3 orang dari Kelurahan Ngipik 2, Sukorame 1;

Kecamatan Kebomas 2 orang dari Desa Randuagung 2;

Kecamatan Kedamean 3 orang dari Desa Turirejo 1, Banyuurip 1, Menunggal 1

Kecamatan Manyar 2 orang dari Desa Manyarrejo dan Suci.
 
Dari hasil update tersebut maka total warga Gresik yang mengidap virus corona mencapai 3.004 orang.

Dari jumlah tersebut sebanyak 2.535 orang sudah dinyatakan sembuh, sementara 282 orang kini masih menjalani isolasi mandiri atau dirawat. Sedang sisanya 187 orang telah dinyatakan meninggal RT PCR. did