•   Senin, 6 April 2020
SGML

Warga Temukan Ular Piton Sepanjang 4 M Saat Gali Sumur

( words)
Pawang ular Mukhlis usai menangkap ular piton dibantu warga sekitar. FOTO: SP/ MUHAJIRIN


SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Warga di Dusun Kacangan Desa Dukuhagung Kecamatan Tikung Lamongan Jawa Timur Jum’at (3/8/2018) pagi, digegerkan adanya penemuan ular piton sepanjang 4 meter di salah satu rumah warga saat akan menggali sumur.

Karuan saja penemuan ular berbisa ini membuat se kampung geger, dan tidak sedikit dari warga sekitar terus berdatangan untuk melihat ular tersebut. Apalagi ular yang ditemukan itu seberat 25 kilogram.

Informasi yang didapat Surabaya Pagi menyebutkan, kalau ular ini sebelumnya diketahui warga saat menata di lingkungan rumah warga ketika sedang berganti kulit. "Tadi malam ular itu ada yang melihat, dan karena malam warga tak sampai menangkapnya," ungkap Mustari, Jumat (3/8).

Saat saksi Mustari pagi tadi hendak memulai menggali tanah untuk membuat sumur , tiba-tiba dikagetkan dengan munculnya ular besar di sekitar rumahnya.

Lantaran takut dengan gerakan ular sampai ke titik tempat tanah yang ia gali untuk sumur, Mustari bergegas meninggalkan lokasi galian. Mustari berteriak memberitahu warga lingkungannya kalau ada ular besar di sekitar rumahnya.

Warga pun tak ada yang berani menangkapnya. Salah satu warga ingat kalau di desanya ada seorang pawang ular yang juga jual beli segala jenis ular.

Diantara mereka memanggil sang pawang, dan dengan hanya mengenakan sarung tanpa memakai baju, Mukhlis, sang penakluk ular itu bergegas menuju rumah Mustari. Tanpa ragu dan takut, Mukhlis dengan tenang berhasil menangkap ular dengan tangan kosong.

Atraksi Mukhlis yang berhasil menaklukkan itu disambut sorai warga lingkungan, termasuk para ibu dan anak-anak. Begitu berhasil tangkap, dibantu beberapa warga, ular itu diukur panjang dan ditimbang beratnya.

Uniknya, usai diukur dan ditimbang, binatang berbahaya itu diajak beratraksi. Sembari berdiri ular itu dililitkan ke tubuh di bagian perut, pinggang dan punggung Mukhlis yang tanpa baju dan hanya bersarung.

Tak hanya dengan berdiri, Mukhlis masih menambah atraksinya dengan duduk bersila, dan kembali ular Piton itu dililitkan melingkar di tubuhnya.

Atraksi gratis pawang bertubuh tambun ini disambut sorak sorai dan tepuk tangan warga."Siapa yang mau beli ular ini monggo, dan jangan lupa beri makan," pesan Mukhlis saat menawarkan ular pada warga.

Tak satupun warga yang ada di lokasi menawarnya. Terpaksa Mukhlis membawa pulang ular tersebut untuk dipelihara sendiri. "Wis, tak bawa pulang aja," kata Mukhlis.

Menurut Mukhlis, ular itu akan dijadikan dagangannya, seperti pekerjaan yang ditekuni selama ini. Keyakinan Mukhlis, ular jenis apapun akan menjadi galak jika tidak diberi makan dan kelaparan.

Makanya pada setiap pembeli ular darinya selalu dipesan untuk merawat dengan baik, memberinya makan."Jok sampai keleson," pesannya. jir

Berita Populer