•   Kamis, 17 Oktober 2019
SGML

Warga Terus Menyemut, Ingin Melihat Langsung Proses Evakuasi

( words)
Warga masyarakat masih membanjiri lokasi kejadian ambruknya jembatan nasional di Widang Tuban perbatasan Lamongan. FOTO: SP/ MUHAJIRIN KASRUN


SURABAYA PAGI, Lamongan - Warga yang ada di sekitar lokasi kejadian ambruknya jembatan widang terus berdatangan. Bahkan pada sore hari warga yang melihat dari dekat proses evakuasi ini malah semakin banyak.
Dari pantauan Surabayapagi. com di lokasi kejadian, warga mulai dari anak-anak hingga orang dewasa berdatangan, bahkan dari mereka rela berpanas-panasan, sampai ada yang di bawa jembatan nasional penghubung Tuban dan Lamongan ini.
Warga ini rata-rata dari wilayah Lamongan dan Tuban. Bahkan ada diantara mereka dari luar daerah, yang ingin melihat peristiwa ambruknya jembatan, yang menelan korban meninggal ini. "Saya dan teman-teman ingin melihat proses evakuasi ini seperti apa, "kata Rahmat warga Tuban.
Hal senada disampaikan oleh Sony warga Lamongan. Ia jauh-jauh kepingin melihat peristiwa ambruknya jembatan widang ini. "Tadi saya tahunya lihat tv, karena saya anggap dekat dengan rumah, menempuh jarak 30 km saya tetap nekad untuk melihat langsung ke lokasi kejadian, "terangnya.
Sementara itu, proses evakuasi dengan menggunakan mobil crane masih belum bisa membuahkan hasil. Mobil crane yang didatangkan dari Tuban ini tidak berhasil mengangkat truk yang terjatuh ke Sungai Bengawan Solo.
Meski sudah 30 menit berusaha, namun mobil crane ini masih belum bisa mengangkat mobil truk, hingga akhirnya proses evakuasi diberhentikan sementara. jir

Berita Populer