•   Jumat, 10 April 2020
Pilpres 2019

Yusril, Ungkit Keislaman Prabowo, Ribut

( words)
Foto: Prabowo Subianto dan Yusril Ihza Mahendra


Sebut Habib Rizieq Pernah ada Percakapan dengan Yusril via WhatsApp. Habib justru Tuding Yusril Bohong

Jaka Sutrisna, Erick K
Tim Wartawan Surabaya Pagi
Jelang pencoblosan 17 April, muncul polemik soal keislaman Prabowo Subianto. Kini Yusril Ihza Mahendra, pengacara mantan Menteri Kehakiman, diprotes kubu Capres no 02, Prabowo-Sandi. Pasalnya, Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) ini yang menceploskan ke publik tentang keislaman Ketua Umum Partai Gerindra, diragukan. Tidak tanggung-tanggung, cara Yusril, mengungkap keislaman menantu penguasa Orde Baru ini. Yusril menyebut, penilaian keislaman Prabowo, dikemukakan oleh pimpinan FPI (Front Pembela Islam), Habib Rizieq Syihab.
Atas pernyataan Yusril ini, Pengacara Habib Rizieq Syihab, yaitu Sugito Atmo Prawiro, protes. “Saya meminta PBB membeberkan bukti percakapan Yusril Ihza Mahendra dengan Habib, klien saya yang menyatakan meragukan keislaman Prabowo Subianto. Saya minta bukti percakapan Yusril dan Habib tidak disimpan,” pinta Sugito, di Jakarta, Rabu kemarin (3/04/2019).
"Kalau dua memang dia punya bukti, diserahkan saja. Ya memang kalau Prabowo Islamnya, menurut Habib Rizieq biasa saja, tetapi masih Islam. Tapi kalau misalnya mengatakan meragukan keislaman Prabowo, kalau memang Yusril punya bukti informasi jangan hanya keep saja," pinta advokat Sugito.
Pada bulan November sebelumnya, Yusril menyatakan bahwa Habib Rizieq, pernah bilang kepada dirinya, bahwa keislaman Prabowo tidak jelas. Video Yusril ini muncul pada bulan November 2018.
Atas pernyataan Yusril ini, Habib Rizieq, menyanggah. Sanggahan disiarkan melalui video yang ditayangkan di Front TV pada 1 April 2019. Menurut Habib Rizieq, apa yang disampaikan Yusril itu tidak benar.
"Itu adalah bohong dan tidak benar. Jadi selama dua tahun, saya hanya pernah komunikasi dengan pak Yusril, satu kali. Itu dua tahun lalu. Dulu belum ada soal pencapresan. Belum ada koalisi," kata Habib Rizieq.
Sikap Prabowo
Terpisah, Partai Gerindra menyebut sang Ketua Umum Prabowo Subianto tak marah dengan langkah Yusril yang kini menjadi pro-Joko Widodo dan menyoalkan keislaman Prabowo.
"Nggak, Pak prabowo nggak pernah marah sama orang, termasuk ke Pak Yusril. Dia menghargai pendapat semua orang yang berbeda, boleh, kan demokrasi. Setiap orang berhak milih, kita nggak maksa. Kalau Pak Yusril yang dulu ada di Prabowo sekarang ada di Jokowi itu hak Pak Yusril, sekalipun kita tahu banyak pengurus dan grassroot PBB banyak ke 02," ujar juru debat Prabowo-Sandiaga Uno, Ahmad Riza Patria kepada wartawan, Rabu (3/4/2019).
Soal perdebatan antara Yusril dan Habib Rizieq, Prabowo disebut juga tak mau ambil pusing, meski nama eks Danjen Kopassus itu yang disebut-sebut. Riza menyatakan Prabowo tak mempersoalkan mendapat serangan. "Pak Prabowo tak pernah ngurusin, intervensi pendapat orang tentang dirinya, pribadinya. Yang dipikirkan Prabowo adalah kepentingan bangsa. Dia mau dihina, dihujat, dicela, difitnah, dia nggak pikirin itu. Bagi Prabowo yang penting bagaimana membangun bangsa," tutur Ketua DPP Gerindra itu.
Prabowo Tentara Hijau
Mengenai Habib Rizieq yang disebut meragukan keislaman Prabowo, Riza tak mau mempersoalkannya. Meski bukan tokoh agama, Prabowo menurutnya sangat peduli dengan umat. "Soal keislaman Pak Prabowo itu harus diukur dari komitmen dan perjuangannya untuk umat. Pak Prabowo memang bukan santri atau habib, beliau seorang patriot dan nasionalis. Tapi Prabowo mengerti Indonesia masyarakat muslim sehingga sangat profesional dan proporsional. Itu ditujukan dalam kariernya," urai Riza.
"Makanya dulu dianggap tentara hijau karena ada kedekatan dengan ulama termasuk kedekatan dengan Yusril, sudah lama. Juga dengan ulama-ulama yang lain. Banyak juga yang paham dengan agama tapi mohon maaf tidak berjuang untuk negara. Hanya untuk kepentingan organisasi," tambahnya.
Sangkal Balik
PBB kemudian menyangkal balik pernyataan Habib Rizieq. Ketua Bidang Pemenangan Partai Bulan Bintang (PBB) Sukmo Harsono mengatakan, Yusril memiliki bukti percakapan bahwa Habib Rizieq benar-benar menyatakan ’Prabowo keislamannya diragukan.
"Di dalam video itu disebutkan bahwa Prof Yusril melakukan kebohongan perihal keislaman salah satu capres pada percakapan yang dilakukan dengan habib. Saya ingin katakan bahwa Prof Yusril mengatakan yang sebenar-benarnya," tutur Sukmo di Hotel Cipta Pancoran, Jakarta, Rabu (3/4/2019).
Ia pun menegaskan bahwa PBB dan Yusril memiliki alat bukti yang lengkap. "Saya ingin menegaskan bahwa Prof Yusril mengatakan yang sebenar-benarnya, saya membawa alat bukti yang menyatakan terjadi percakapan dan perbincangan antara Prof Yusril dan habib yang meragukan keislaman paslon tersebut," sambungnya.
Bahkan, kubu Yusril menilai video Habib yang menjelaskan Yusril bohong terkait percakapannya, ada kaitannya dengan Firza Husein, yang akhir ini menjadi klien Yusril.
"Pertanyaannya ya mengapa video pada November 2018, baru dijawab dan dikomentari akhir-akhir ini. Di antaranya Prof Yusril sudah menerima kuasa dari saudari Firza Husain. Sebagaimana diketahui, Firza ini sedang ada masalah hukum," kata Ketua Bidang Pemenangan Partai Bulan Bintang (PBB) Sukmo Harsono dalam konferensi pers, kemarin.
Sukmo menambahkan, ibunda Firza telah meminta Yusril membantu Firza menyelesaikan persoalan ini. n

Berita Populer