SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, meminta bantuan para wartawan untuk ikut mengawasi pemilu.
Permintaannya ini, karena Mega mendengar banyak warga tidak diberi kesempatan untuk mencoblos di Pemilu 2024.
Sayang, Mega tak membeberkan jumlah warga dan lokasi kejadian. Dia hanya berkata mendapat laporan terkait hal tersebut.
Baca juga: Awas Bahaya Karhutla di Jatim, Jangan Tunggu Korban Berjatuhan
"Saya mendapatkan banyak berita bahwa banyak mereka yang seharusnya mampu untuk ikut mencoblos itu sepertinya tidak diberi kesempatan," kata Megawati usai mencoblos di TPS 053 Kebagusan, Jakarta Selatan, Rabu (14/2).
Dia berharap pemilu kali ini berjalan tanpa kecurangan. Mega meminta bantuan para wartawan untuk ikut mengawasi pemilu.
Baca juga: Wacana Gaji ASN Dibayar Lewat Koperasi Merah Putih, Fraksi PDIP Minta Dikaji Ulang
Mega juga mengimbau masyarakat untuk turut serta dalam pemilihan kali ini. Dia berkata masyarakat punya hak untuk menentukan pemimpin Indonesia.
Keluhan Warga Diaspora
Sebelumnya, sejumlah warga negara Indonesia (WNI) diaspora mengeluhkan penyelenggaraan pemilu di berbagai negara. Salah satunya penyelenggaraan pemilu di London, Inggris.
Baca juga: Wakil Ketua DPRD Jatim Ungkap Tingginya Jumlah Kios Kosong di Pasar Tradisional
Lewat sebuah video, seorang WNI memprotes panitia pemilu luar negeri (PPLN) London karena tidak mendapat surat suara.
Seorang WNI yang sedang berkuliah di SOAS University of London Iim Fathimah membenarkan kabar itu. Di mengatakan para WNI yang tak bisa mencoblos itu tak terdaftar di daftar pemilih tetap (DPT) ataupun daftar pemilih tambahan (DPTb).
erc/jk/rmc
Editor : Raditya Mohammer Khadaffi